Pemkot Cimahi Fasilitasi Prosesi Pengambilan Sumpah Profesi Pekerja Sosial Se-Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 September 2024 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Pemerintah Kota Cimahi memfasilitasi Pengambilan Sumpah Profesi Pekerja Sosial se-Indonesia berlangsung di Aula Gedung A Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi. Prosesi sumpah profesi jadi bagian kredensial untuk meneguhkan komitmen pekerja sosial terhadap nilai dan prinsip pekerja sosial, termasuk kesejahteraan sosial dan keadilan sosial.
Sebanyak 20 pekerja sosial di Kota Cimahi hadir langsung mengikuti pengambilan sumpah. Juga diikuti oleh 107 orang pekerja sosial secara daring dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke, serta dihadiri perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat.
Pengambilan sumpah didampingi pemuka agama masing-masing sesuai kepercayaan yang dianut. Kegiatan dipimpin oleh Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin (Linjamsos dan PFM) Dinsos Kota Cimahi Agustus Fajar.
Ketua Pelaksana, Agus Widarsa menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkot Cimahi atas dukungan fasilitasi untuk kegiatan tersebut. “Kami sangat menghargai bantuan yang diberikan, sehingga dapat berlangsung dengan baik. Mencerminkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan organisasi pekerja sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Dinsos Kota Cimahi, Ahmad Saepulloh dalam sambutan yang dibacakan Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin (Linjamsos dan PFM) Dinsos Kota Cimahi Agustus Fajar menekankan, sumpah profesi menunjukkan janji untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
“Pekerja sosial sering dihadapkan pada tantangan kompleks, sehingga perlu terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen organisasi untuk memastikan semua pekerja sosial memiliki kesempatan untuk mengambil sumpah dan melanjutkan perjalanan profesional mereka. “Animo pekerja sosial untuk mengikuti acara ini sangat tinggi. Namun, karena keterbatasan waktu dalam memenuhi persyaratan, akan dilaksanakan kembali di daerah lain,” ucapnya.
Plh. Ketua Umum DPP Independen Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI), Bayu Risdianto mengatakan, kegiatan tersebut rintisan yang dilakukan tiga tahun terturut-turut.  “Mudah-mudahan ke depan semakin banyak. Data terakhir menunjukkan bahwa ada 6.500 pekerja sosial yang sudah memiliki sertifikat. Membutuhkan komitmen kita bersama untuk saling mengingatkan bahwa IPSPI adalah rumah kita. Pekerja sosial harus diakui bukan hanya oleh undang-undang, tetapi terutama oleh masyarakat penerima layanan,” ungkapnya.
Asosiasi pekerja sosial mencantumkan hak asasi manusia sebagai salah satu acuan nilai dalam berpraktik. “Kami mengajak semua peserta untuk berpegang pada prinsip dan nilai etik pekerja sosial yang berlaku sebagai bagian dari upaya menangani masalah sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.**
Baca Juga :  PANTAU KB 2026 Resmi Dimulai, Mendukbangga Wihaji Kick Off Pelayanan KB Serentak di 9 Daerah Jawa Barat
Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru