Disnaker Kota Bandung Kembali Gelar Padat Karya di 86 Lokasi, Serap 4.300 Tenaga Kerja Sepanjang 2024

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 September 2024 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung kembali menggelar kegiatan padat karya di 86 lokasi se-Kota Bandung. Ini merupakan program reguler dan hasil Musrenbang.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Andri Darusman mengatakan sebanyak 4.300 tenaga kerja dapat terserapnya selama program berlangsung.

Ia menyebut setiap tahun, titik pelaksanaan adat karya ini terus bertambah. Sehingga bertambah pula warga yang mendapatkan kesempatan kerja.

“Program padat karya tahun ini ada di 86 titik. Ini merupakan program reguler dan hasil Musrenbang yang dilaksanakan,” katanya, Selasa 3 September 2024.

Andri mengatakan, sasaran padat karya di antaranya gorong-gorong atau saluran air. Saluran yang banyak timbunan sampah atau endapan dikeruk, hal ini untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan

Baca Juga :  Ade Zakir : Penanganan Stunting di Bandung Barat Tanggung Jawab Semua Pihak, Penanganan Stunting Diperkuat

Menurutnya, program padat karya dinilai membantu semua warga khususnya yang mendapat pekerjaan. Para pekerja padat karya mulai bekerja pada pukul 08.00 – 12.00 WIB selama 10 hari. Program ini diprioritaskan untuk warga Kelurahan masing masing yang tidak memiliki pekerjaan.

Data dari Disnaker Kota Bandung, sampai 31 Agustus 2024, program padat karya telah dilaksanakan di 77 lokasi dan berhasil menyerap 3.850 orang tenaga kerja.

Andri mengatakan, kegiatan ini disambut positif oleh warg yang ikut padat karya merasa bersyukur karena mendapat kesempatan kerja. Seperti yang terlihat di Kelurahan Cipadung Kecamatan Cibiru. Puluhan warga Kelurahan Cipadung mengikuti program pemberian kerja ini yang dilaksanakan selama 10 hari tersebut.

Baca Juga :  KKP-POLRI Ungkap TPPO dan Distribusi BBM Solar Ilegal di Tual

Lurah Cipadung, Lukman Efendi mengatakan, program padat karya ini difokuskan pada pembersihan sungai dan lingkungan sekitar.

Ia berharap, program padat karya ini terus berlanjut karena dapat memberikan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Ini sangat membantu warga yang belum mendapatkan pekerjaan, harus terus dilanjutkan,” katanya.

Salah satu peserta Padat Karya ialah Asep. Ia berterima kasih dengan adanya program padat karya ini sangat membantu ekonomi keluarganya.

“Alhamdulillah ini sangat membantu buat kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru