Peluncuran Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor Tahun 2024

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Pelayanan KB serentak sejuta akseptor (PSA) dalam rangka memperingati hari Keluarga Nasional (Harganya) ke-31 tahun 2024 secara resmi diluncurkan oleh Kepala BKKBN

Sementara itu, di Provinsi Jawa Barat, langsung oleh Pj. Bupati Ciamis, H. Engkus Sutisna yang juga didampingi Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, Yulia Sari Sutisna. Turut hadir juga Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Fazar Supriadi Sentosa, Direktur Bina Kualitas Pelayanan KB, Martin Suanta, Kepala DP2KBP3A Kab. Ciamis, Dian Budiyana beserta jajaran.

Tahun ini Jawa Barat sebagai provinsi terbesar di Indonesia diberikan target pretisius untuk bisa memberikan pelayanan KB bagi 263.893 akseptor. Sedangkan untuk Kabupaten Ciamis, ditargetkan bisa melayani 5.608 akseptor. Kepala BKKBN RI, dr. Hasto Wardoyo, yang pada sesi telewicara dari Bali langsung menyapa Jawa Barat, mengapresiasi capaian dan kerja keras yang dilakukan.

Baca Juga :  Indofarma Kembali Ekspor Produk Farmasi ke Afganistan, Perkuat Daya Saing Global

“Terima kasih sekali untuk pak Bupati Ciamis, targetnya 5.000 lebih, insyaAllah saya yakin akan tercapai, karena di pagi ini saja sudah hampir 700. Dan saya juga mengucapkan terima kasih, karena tadi Bupati Ciamis memasukan target Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor ini ke dalam Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis. Kami ucapkan selamat hari jadi Kabupaten Ciamis”, ucap Hasto.

Baca Juga :  Bandung Great Sale 2024 Dibuka, Gaskeun Berburu Diskon Hingga 80 Persen di Akhir Pekan!

Terkait pentingnya pelayanan kontrasepsi , Hasto menjelaskan bahwa ukuran kualitas sumber daya manusia (SDM) hari ini adalah bagaimana kemampuan SDM itu mampu bekerja di dalam satu institusi dan mampu menghasilkan sesuatu yang bisa diukur secara kapital atau disebut Human Capital Index (HCI).

“Salah satu yang menentukan dari HCI itu adalah bagaimana pertumbuhan anak kita cerdas atau tidak. Karena cerdas atau tidaknya anak itu dipengaruhi oleh stunting, maka mencegah stunting itu menjadi penting. Dan karena stunting itu sangat dipengaruhi oleh interval atau jarak kelahiran antar anak, maka mengatur jarak kelahiran antar anak sangat penting”, sambungnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis
Inggris dan Bandung Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero dan Ketahanan Iklim
Pegadaian Kanwil X Jabar Bersama POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”, Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan
Kemenhut Dorong PBPH Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel
Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Terkait Karhutla, PT MPK Dibekukan
Mentan Amran Ajak Wahdah Islamiyah Perangi Mafia Pangan dan Lindungi Rakyat
Indonesia dan RRT Siapkan Kelompok Kerja untuk Kerja Sama AI dan Teknologi
Kemendikdasmen Buka Pelatihan Mandiri bagi Guru SD untuk Mengajar Bahasa Inggris

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Inggris dan Bandung Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero dan Ketahanan Iklim

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Pegadaian Kanwil X Jabar Bersama POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”, Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Kemenhut Dorong PBPH Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Mentan Amran Ajak Wahdah Islamiyah Perangi Mafia Pangan dan Lindungi Rakyat

Berita Terbaru