Pegadaian Kanwil X Jabar Raih Sertifikasi ISO 22301:2019

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, KLOPAKINDONESIA.COM – PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah X Jawa Barat berhasil meraih Sertifikasi ISO 22301:2019 Business Continuity Management System (BCMS) yang diterbitkan oleh BSI (British Standards Institution), Jumat (18/9/2026).

Sertifikasi ini menjadi bagian dari komitmen Pegadaian Kanwil X Jawa Barat dalam memperkuat ketangguhan organisasi serta memastikan keberlangsungan operasional dan layanan kepada nasabah.

ISO 22301:2019 merupakan standar internasional yang mengatur sistem manajemen keberlangsungan bisnis atau Business Continuity Management System (BCMS). Standar ini memberikan kerangka bagi organisasi untuk mengantisipasi, mempersiapkan, merespons, dan memulihkan diri dari berbagai gangguan yang berpotensi memengaruhi keberlangsungan proses bisnis.

Melalui Rangkaian Audit BSI

Dalam proses memperoleh sertifikasi tersebut, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat telah menjalani rangkaian audit yang dilakukan oleh BSI (British Standards Institution).

Audit tersebut melibatkan auditor Dewi Sari dan Yanto. Proses audit dilakukan untuk memastikan penerapan sistem manajemen keberlangsungan bisnis di lingkungan Pegadaian Kanwil X Jawa Barat memenuhi persyaratan ISO 22301:2019.

Baca Juga :  Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Capai 167 Orang, 14 Dinyatakan Meninggal

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah X Jawa Barat, Eko Supriyanto, menyampaikan bahwa sertifikasi tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat ketangguhan organisasi dan memastikan keberlangsungan layanan kepada nasabah.

“Perolehan Sertifikasi ISO 22301:2019 menjadi bagian dari upaya kami untuk memperkuat ketangguhan dan keberlangsungan proses bisnis di Pegadaian. Sertifikasi ini juga menjadi dorongan bagi seluruh insan Pegadaian untuk terus menjaga kesiapan dalam menghadapi berbagai risiko dan gangguan, sehingga operasional dan layanan kepada nasabah dapat tetap berjalan secara konsisten,” ujar Eko.

Perkuat Kesiapan Menghadapi Gangguan

Keberhasilan memperoleh sertifikasi tersebut tidak terlepas dari kolaborasi dan komitmen seluruh insan Pegadaian dalam membangun sistem kerja yang tangguh, adaptif, dan berorientasi pada keberlangsungan layanan.

Penerapan BCMS menjadi bagian penting dalam memastikan organisasi memiliki kesiapan menghadapi berbagai risiko dan gangguan. Sistem ini juga mendukung upaya menjaga proses bisnis kritikal agar tetap dapat berjalan.

Baca Juga :  Cucun Ahmad Minta Publik Percaya Gubernur BI Baru, Tegaskan Pentingnya Stabilitas Moneter

Lebih dari sekadar pencapaian sertifikasi, penerapan Business Continuity Management System diharapkan menjadi bagian dari budaya kerja seluruh insan Pegadaian.

Melalui sistem yang terstruktur dan diterapkan secara berkelanjutan, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat berupaya meningkatkan kemampuan dalam menjaga keberlangsungan proses bisnis serta memberikan layanan secara konsisten kepada nasabah dalam berbagai kondisi.

Komitmen Evaluasi dan Peningkatan Berkelanjutan

Ke depan, PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah X Jawa Barat berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi, pengujian, dan peningkatan terhadap penerapan BCMS.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang semakin tangguh, adaptif, dan andal dalam menghadapi berbagai potensi gangguan terhadap operasional bisnis.

Raihan Sertifikasi ISO 22301:2019 menjadi momentum bagi Pegadaian Kanwil X Jawa Barat untuk terus memperkuat keberlangsungan bisnis, meningkatkan kepercayaan nasabah, serta memastikan layanan Pegadaian tetap hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam berbagai situasi.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Kembangkan Vaksin HPV, Rotavirus, hingga Malaria
Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid di Sumedang
KPK OTT Pejabat ATR/BPN, Delapan Orang Jadi Tersangka Kasus HGB Bogor
Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel, Defisit di Bawah 3 Persen
Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara
Hari Santri 2026 Genap 10 Tahun, Kemenag Siapkan Beragam Kegiatan
Kemenag Tegaskan Biaya Nikah di Luar KUA Rp600 Ribu, Warga Diminta Waspadai Penipuan
Mentan Amran Dorong Mahasiswa Unismuh Bangun Usaha Pertanian, Lahan Produktif Siap Didukung

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:42 WIB

Pegadaian Kanwil X Jabar Raih Sertifikasi ISO 22301:2019

Kamis, 17 September 2026 - 17:39 WIB

Bio Farma Kembangkan Vaksin HPV, Rotavirus, hingga Malaria

Rabu, 16 September 2026 - 14:32 WIB

Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid di Sumedang

Rabu, 16 September 2026 - 08:37 WIB

KPK OTT Pejabat ATR/BPN, Delapan Orang Jadi Tersangka Kasus HGB Bogor

Selasa, 15 September 2026 - 10:42 WIB

Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel, Defisit di Bawah 3 Persen

Berita Terbaru