Indofarma Kembali Ekspor Produk Farmasi ke Afganistan, Perkuat Daya Saing Global

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – PT Indofarma (Persero) Tbk kembali menunjukkan eksistensinya di pasar internasional dengan melakukan pengiriman produk farmasi unggulan ke Afganistan dari fasilitas produksinya di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pengiriman ekspor yang dilakukan pada Jumat (20/6/2026) tersebut terdiri dari lima kontainer produk farmasi dan menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat kinerja usaha melalui optimalisasi pasar global.

Prosesi pelepasan ekspor dipimpin langsung oleh Direktur Utama Indofarma, Sahat Sihombing, serta disaksikan Komisaris Indofarma Didi Agus Mintadi, Direktur Operasional Andi Prazos, dan Kepala Departemen Komersial Nasional Institusi PT Bio Farma (Persero), Arif Rahmawan Afandi.

Direktur Utama Indofarma Sahat Sihombing mengatakan, ekspor ini merupakan bukti bahwa produk farmasi nasional mampu bersaing dan mendapatkan kepercayaan di pasar internasional.

“Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di pasar ekspor, Indofarma akan terus memperluas jangkauan pasar internasional, memperkuat kualitas produk, serta menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat, pemegang saham, dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Indonesia Mengangkat Keberhasilan Transformasi Pendidikan di Era Digital Pada Pertemuan Menteri Pendidikan ASEAN di Buriram, Thailand

Menurut Sahat, perusahaan akan terus mengembangkan pasar ekspor sebagai salah satu pilar penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari Bio Farma Group, Indofarma juga memperoleh dukungan melalui penguatan sinergi dan kolaborasi guna meningkatkan daya saing industri kesehatan nasional di tingkat global.

Kepala Departemen Komersial Nasional Institusi PT Bio Farma (Persero), Arif Rahmawan Afandi, menilai realisasi ekspor tersebut menjadi bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap industri farmasi Indonesia.

“Ekspor ini merupakan wujud nyata kepercayaan internasional kepada Indonesia, khususnya industri farmasi nasional, sekaligus bentuk kontribusi dalam mendukung kesehatan dunia,” katanya.

Sementara itu, Komisaris Indofarma Didi Agus Mintadi menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan aktivitas ekspor di tengah proses transformasi dan restrukturisasi perusahaan menjadi indikator positif atas daya saing dan keberlangsungan bisnis perseroan.

Baca Juga :  Pemkot Bandung Optimis Kawasan Bawah Flyover Mochtar Kusumaatmadja Tertata

Menurutnya, ekspor memiliki nilai strategis yang tidak hanya berdampak pada aspek komersial, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan devisa negara dan penguatan posisi produk farmasi Indonesia di pasar internasional.

“Keberlanjutan pasar ekspor menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses restrukturisasi dan penguatan fundamental Indofarma,” ujarnya.

Ke depan, Indofarma akan terus melanjutkan transformasi bisnis melalui penguatan pasar ekspor, optimalisasi kapabilitas operasional, serta peningkatan sinergi bersama Bio Farma Group untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sebagai informasi, Indofarma merupakan perusahaan BUMN farmasi yang memiliki portofolio produk meliputi obat generik, obat bermerek, produk over the counter (OTC), obat bahan alam, serta alat kesehatan. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di pasar ekspor dan dukungan fasilitas produksi berstandar internasional, perusahaan terus berupaya memperkuat kemandirian industri kesehatan nasional sekaligus menghadirkan produk berkualitas bagi masyarakat Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis
Inggris dan Bandung Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero dan Ketahanan Iklim
Pegadaian Kanwil X Jabar Bersama POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”, Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan
Kemenhut Dorong PBPH Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel
Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Terkait Karhutla, PT MPK Dibekukan
Mentan Amran Ajak Wahdah Islamiyah Perangi Mafia Pangan dan Lindungi Rakyat
Indonesia dan RRT Siapkan Kelompok Kerja untuk Kerja Sama AI dan Teknologi
Kemendikdasmen Buka Pelatihan Mandiri bagi Guru SD untuk Mengajar Bahasa Inggris

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Inggris dan Bandung Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero dan Ketahanan Iklim

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Pegadaian Kanwil X Jabar Bersama POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”, Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Kemenhut Dorong PBPH Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Mentan Amran Ajak Wahdah Islamiyah Perangi Mafia Pangan dan Lindungi Rakyat

Berita Terbaru