Bio Farma Dukung Peran Strategis Badan POM RI sebagai WHO Listed Authority untuk Perkuat Daya Saing Vaksin Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 27/04 – PT Bio Farma (Persero) melakukan audiensi strategis dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) di Kantor BPOM RI, Jakarta, pada 27 April 2026. Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antara regulator dan industri dalam mendukung ketahanan kesehatan nasional serta meningkatkan daya saing produk vaksin dan produk biologi Indonesia di tingkat global.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, beserta jajaran, serta Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, bersama jajaran Direksi Bio Farma.

Salah satu fokus utama dalam pertemuan ini adalah dukungan terhadap penguatan peran BPOM RI sebagai WHO Listed Authority (WLA). Status ini merupakan pengakuan penting dari World Health Organization (WHO) terhadap sistem regulatori suatu negara yang telah memenuhi standar internasional. Bagi Indonesia, pencapaian ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kepercayaan global terhadap sistem pengawasan obat dan vaksin nasional.

Dalam audiensi ini, kedua pihak membahas sejumlah agenda strategis, antara lain penguatan kolaborasi dalam pengembangan dan pengawasan produk vaksin serta produk biologi, sinergi proses registrasi dan sertifikasi produk, serta peluang kerja sama untuk meningkatkan daya saing industri life science nasional di pasar global.

Baca Juga :  1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend Mulai 1 April 2026, BGN Tegaskan Wajib SLHS dan IPAL

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut sebagai fondasi penting dalam meningkatkan kepercayaan global terhadap produk kesehatan Indonesia.

“Kami menyampaikan apresiasi atas pencapaian BPOM RI sebagai WHO Listed Authority. Pengakuan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi regulator, tetapi juga menjadi modal penting bagi industri nasional untuk semakin dipercaya di pasar global. Bagi Bio Farma, sinergi dengan BPOM RI merupakan bagian penting dalam memastikan produk vaksin dan produk biologi Indonesia terus memenuhi standar keamanan, mutu, dan khasiat yang diakui secara internasional,” ujar Shadiq.

Sebagai BUMN sektor life science dalam ekosistem Danantara, Bio Farma memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi industri kesehatan nasional. Peran tersebut diwujudkan melalui penguatan kapasitas produksi, pengembangan portofolio produk, perluasan kerja sama global, serta kontribusi terhadap kemandirian dan ketahanan kesehatan Indonesia.

“Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai BUMN strategis yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga pada kebermanfaatan bagi masyarakat, bangsa, dan kesehatan global. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan BPOM RI dan para pemangku kepentingan lainnya agar produk kesehatan Indonesia semakin kompetitif, terpercaya, dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tambah Shadiq.

Baca Juga :  Pernyataan Dirjen IKP Kominfo Terkait Dugaan Kebocoran Data Pribadi DJP

Penguatan sistem regulatori melalui status WLA diharapkan dapat mempercepat proses registrasi produk Indonesia di negara tujuan ekspor. Hal ini menjadi semakin relevan di tengah dinamika global yang menunjukkan pergeseran mekanisme pengadaan vaksin menuju pendekatan subregional dan bilateral, serta meningkatnya kebutuhan negara-negara untuk memperkuat kemandirian produksi vaksin.

Bio Farma memandang sinergi dengan BPOM RI sebagai langkah penting dalam memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem kesehatan global. Melalui pengalaman panjang sebagai produsen vaksin, Bio Farma terus mendukung diplomasi kesehatan Indonesia, termasuk melalui pengembangan kerja sama strategis dengan negara mitra di kawasan ASEAN, Afrika, Timur Tengah, dan Asia Selatan.

Sejalan dengan hal tersebut, Bio Farma juga terus memperkuat inisiatif kerja sama internasional melalui pengembangan kapasitas, transfer pengetahuan, serta penjajakan kerja sama teknologi dengan negara mitra sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam mendukung ketahanan vaksin global, khususnya di negara berkembang.

Melalui sinergi antara regulator, industri, dan pemangku kepentingan, Bio Farma berkomitmen untuk terus menghadirkan produk vaksin dan biologi Indonesia yang aman, bermutu, dan berdaya saing global.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jabar Tindak Truk ODOL di Jalan Cikembar–Jampang Tengah, Pelanggar Terancam Pidana
Dedi Mulyadi Buka Akses Sekolah Unggulan bagi Siswa Miskin, Target Cetak Kelas Menengah Baru di Jabar
Pegadaian Gelar Tring Golden Run 2026, Donasi Rp1,25 Miliar untuk Atlet dan Kampanye Investasi Emas
Kronologi KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, 14 Tewas dan 84 Luka
PJJ Pendidikan Menengah Diluncurkan, Kemendikdasmen Targetkan Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
PJJ Pendidikan Menengah Diluncurkan, Kemendikdasmen Targetkan 3.500 Anak Tidak Sekolah Kembali Belajar
Puspa Swara Wanoja Sunda Wilayah IV Digelar di Garut, 14 Tim Tampil Lestarikan Budaya Sunda
Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Jabar Tindak Truk ODOL di Jalan Cikembar–Jampang Tengah, Pelanggar Terancam Pidana

Selasa, 28 April 2026 - 18:19 WIB

Dedi Mulyadi Buka Akses Sekolah Unggulan bagi Siswa Miskin, Target Cetak Kelas Menengah Baru di Jabar

Selasa, 28 April 2026 - 17:53 WIB

Pegadaian Gelar Tring Golden Run 2026, Donasi Rp1,25 Miliar untuk Atlet dan Kampanye Investasi Emas

Selasa, 28 April 2026 - 17:47 WIB

Bio Farma Dukung Peran Strategis Badan POM RI sebagai WHO Listed Authority untuk Perkuat Daya Saing Vaksin Indonesia

Selasa, 28 April 2026 - 12:51 WIB

Kronologi KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, 14 Tewas dan 84 Luka

Berita Terbaru