TKA SMP di Bandung Berjalan Lancar, Wamendikdasmen Pastikan Sesuai Prosedur

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Klopakindonesia.com – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP di Kota Bandung berlangsung sesuai prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan.

Hal tersebut disampaikan Atip saat melakukan kunjungan kerja ke SMPN 7 Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/4/2026), untuk meninjau langsung pelaksanaan TKA.

“Alhamdulillah, tadi saya perhatikan dan sudah masuk juga ke ruang tesnya, itu sudah sesuai, dan berjalan dengan baik, tidak ada pelanggaran-pelanggaran. Mudah-mudahan juga hari-hari berikutnya sama juga,” ujarnya.

Atip menjelaskan, TKA bertujuan untuk mengukur serta mengevaluasi kemampuan akademik individu siswa, bukan sebagai penentu kelulusan. Karena itu, ia mengimbau para peserta agar tidak merasa cemas dalam menghadapinya.

Baca Juga :  OSN 2025 Torehkan 344 Ribu Pendaftar SD dan 196 Ribu Pendaftar SMP, Mapel IPS Dilombakan pada Jenjang SD

“TKA ini bukan penentuan kelulusan, tetapi untuk mengetahui kemampuan akademik masing-masing, jadi tidak perlu cemas,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak agar pelaksanaan TKA ke depan semakin baik dan berkualitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, memastikan kesiapan teknis pelaksanaan TKA telah dilakukan secara menyeluruh, termasuk memastikan ketersediaan jaringan internet di setiap sekolah.

Menurutnya, tidak semua sekolah dapat menjadi lokasi pelaksanaan TKA karena masih terdapat wilayah dengan keterbatasan jaringan. Untuk itu, pihaknya telah melakukan peningkatan kapasitas internet.

“Yang dulu 200 Mbps, kita maksimalkan menjadi 500 Mbps di tiap sekolah. Termasuk sebelumnya juga ada pelatihan, baik guru maupun ke siswanya,” jelas Asep.

Baca Juga :  BKKBN Jabar Gelar Bimtek Monev RAPK untuk Perkuat Akuntabilitas Kinerja dan Capaian SAKIP 2025

Dari sisi peserta, semangat optimisme juga terlihat. Zaskia, siswi kelas 9 yang mengikuti TKA dengan kursi roda usai menjalani operasi tulang, tetap berusaha maksimal dengan persiapan belajar dan latihan soal bersama teman-temannya.

“Pastinya aku belajar, lalu mencari-cari soal, latihan-latihan soal, belajar bareng juga sama teman-teman,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Ratu Putri Anjani, siswi kelas 9C, yang mengaku optimistis meski menghadapi beberapa soal sulit dalam ujian Matematika.

“Alhamdulillah lancar, walaupun ada beberapa soal yang sulit, tetapi sejauh ini bisa dikerjakan, jadi tetap optimis,” katanya.

Ia pun mengajak rekan-rekannya untuk terus semangat belajar dan mempersiapkan diri dengan baik agar pelaksanaan TKA berjalan lancar.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih PROPER Emas ke-10 dan Green Leadership, Bukti Komitmen Lingkungan
Kemendikdasmen Dorong Transformasi SMK Swasta, Masa Studi 4 Tahun Disiapkan
BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan
Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan
Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu
Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak
Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal
Wajib Halal UMK Batas 18 Oktober 2026: Terlambat Bisa Kena Sanksi dan Produk Ditarik

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 22:13 WIB

TKA SMP di Bandung Berjalan Lancar, Wamendikdasmen Pastikan Sesuai Prosedur

Rabu, 8 April 2026 - 13:48 WIB

Bio Farma Raih PROPER Emas ke-10 dan Green Leadership, Bukti Komitmen Lingkungan

Selasa, 7 April 2026 - 19:01 WIB

Kemendikdasmen Dorong Transformasi SMK Swasta, Masa Studi 4 Tahun Disiapkan

Jumat, 3 April 2026 - 19:23 WIB

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan

Jumat, 3 April 2026 - 19:09 WIB

Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan

Berita Terbaru