Kemendikdasmen Perbarui Rapor Pendidikan 2025, Tambah 3 Indikator Mutu Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan resmi memperbarui Rapor Pendidikan dengan memuat Data Capaian Mutu Layanan Pendidikan Tahun 2025. Pembaruan ini diharapkan semakin memperkuat fungsi Rapor Pendidikan sebagai instrumen utama dalam perencanaan berbasis bukti di tingkat satuan pendidikan maupun pemerintah daerah.

Rapor Pendidikan menghadirkan potret mutu layanan pendidikan secara komprehensif dan holistik. Data yang disajikan mencakup capaian hasil belajar, kualitas proses dan lingkungan belajar, serta berbagai indikator pendukung yang memengaruhi peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Kepala BSKAP, Toni Toharudin, menegaskan bahwa pembaruan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya refleksi serta pengambilan keputusan berbasis data di seluruh ekosistem pendidikan.

“Rapor Pendidikan yang telah diperbarui dengan Data Capaian Mutu Layanan Pendidikan Tahun 2025 memberikan gambaran yang lebih presisi mengenai posisi capaian setiap satuan pendidikan dan daerah. Data ini harus dimanfaatkan sebagai fondasi dalam menyusun perencanaan dan prioritas intervensi yang sistematis dan berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Ia menambahkan, Rapor Pendidikan tidak dimaksudkan sebagai alat pembanding antar sekolah, melainkan sebagai instrumen refleksi internal yang membantu satuan pendidikan mengenali kekuatan sekaligus area yang perlu diperbaiki. Konsistensi pemanfaatan data dalam setiap siklus perencanaan dinilai dapat mempercepat transformasi pembelajaran sekaligus meningkatkan akuntabilitas kebijakan pendidikan di tingkat daerah.

Baca Juga :  Kelurahan Baros Wakili Kota Cimahi Pada Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Barat 2024

Pada pembaruan tahun ini, Kemendikdasmen menambahkan tiga indikator mutu baru dalam Rapor Pendidikan. Pertama, indikator 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik. Kedua, indikator Ketersediaan Buku Pendidikan guna memastikan kecukupan sumber belajar di sekolah. Ketiga, indikator Kesiapsiagaan Bencana dan Perubahan Iklim untuk memastikan kesiapan satuan pendidikan menghadapi potensi risiko bencana dan dampak perubahan iklim.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyampaikan bahwa penambahan indikator tersebut mencerminkan penguatan makna mutu pendidikan secara lebih utuh.

“Pendidikan bermutu tidak hanya soal capaian akademik, tetapi juga berkaitan dengan pembentukan karakter serta kesiapan anak menghadapi masa depan. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman serta mampu menumbuhkan karakter dan kebiasaan positif,” ujarnya.

Pemanfaatan Rapor Pendidikan juga dirasakan langsung oleh satuan pendidikan sebagai alat refleksi untuk memahami kondisi sekolah secara lebih menyeluruh. Kepala SDN 17 Sungai Raya, Kalimantan Barat, Sarwani, menyampaikan bahwa kehadiran Rapor Pendidikan mendorong sekolah untuk belajar memanfaatkan data sebagai dasar perbaikan pembelajaran.

Baca Juga :  Kasus Jambi "Potret Kelam Pendidikan Bangsa Ini"

Menurutnya, kehadiran sistem ini memang membutuhkan proses adaptasi. Namun, jika dipahami dengan baik, Rapor Pendidikan dapat menjadi sarana penting untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Di tingkat pemerintah daerah, data Rapor Pendidikan juga dimanfaatkan sebagai rujukan dalam menilai capaian kinerja pembangunan pendidikan. Perwakilan Bidang Sekolah Dasar dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyampaikan bahwa hasil Rapor Pendidikan menjadi bagian penting dalam pemantauan dan evaluasi kinerja daerah.

“Hasil Rapor Pendidikan digunakan sebagai salah satu indikator keberhasilan dan tolok ukur kinerja Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Kemendikdasmen terus mendorong pemerintah daerah dan satuan pendidikan untuk memanfaatkan Rapor Pendidikan secara aktif dalam penyusunan kebijakan, perumusan program perbaikan, serta penganggaran pendidikan agar intervensi yang dilakukan semakin tepat sasaran.

Dengan pembaruan ini, Kemendikdasmen berharap Rapor Pendidikan benar-benar menjadi alat navigasi transformasi pendidikan yang mampu mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan dasar dan menengah secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Berangkatkan Lebih dari 500 Peserta Program Mudik Aman Sampai Tujuan Bersama Bio Farma 2026
Kemendikdasmen Dukung SKB 7 Menteri Pemanfaatan Teknologi Digital dan AI di Dunia Pendidikan
Prancis Apresiasi Kemajuan Ketahanan Pangan Indonesia, Siap Perkuat Kerja Sama Pertanian
Spesifikasi Rudal BrahMos: Senjata Supersonik India yang Akan Dibeli Indonesia untuk Perkuat Pertahanan
KIP Perintahkan UGM Buka 20 Dokumen Akademik Jokowi Usai Sengketa Informasi Gugatan Bambang Tri Mulyono
Sinergi Pegadaian dan Masjid Salman ITB Perkuat Literasi Ekonomi Syariah untuk Generasi Emas 2045
Satu Tahun Ekosistem Bullion Indonesia, Pegadaian Perkuat Peran sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional
Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Eks Menhub Budi Karya Sumadi Terkait Kasus Korupsi Proyek Jalur Kereta DJKA

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:53 WIB

Bio Farma Berangkatkan Lebih dari 500 Peserta Program Mudik Aman Sampai Tujuan Bersama Bio Farma 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:00 WIB

Kemendikdasmen Dukung SKB 7 Menteri Pemanfaatan Teknologi Digital dan AI di Dunia Pendidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:58 WIB

Kemendikdasmen Perbarui Rapor Pendidikan 2025, Tambah 3 Indikator Mutu Baru

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:57 WIB

Prancis Apresiasi Kemajuan Ketahanan Pangan Indonesia, Siap Perkuat Kerja Sama Pertanian

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:15 WIB

Spesifikasi Rudal BrahMos: Senjata Supersonik India yang Akan Dibeli Indonesia untuk Perkuat Pertahanan

Berita Terbaru