Resmikan 218 Jembatan, Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Perang Melawan Korupsi dan Target Swasembada Pangan-Energi

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi sekaligus memperkuat kemandirian pangan dan energi nasional. Hal tersebut disampaikan saat meresmikan 218 jembatan di berbagai wilayah Indonesia yang digelar secara hybrid melalui konferensi video dari kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/3/2026).

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan sumber daya yang besar dan harus dikelola dengan baik demi kesejahteraan rakyat. Karena itu, ia kembali menekankan pentingnya perang terhadap praktik korupsi di semua tingkatan.

“Kekuatan kita, kekayaan kita yang luar biasa sesungguhnya harus lebih baik lagi kita kelola, lebih baik lagi kita kendalikan. Untuk itu, saya tegaskan kembali lagi bahwa kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat,” tegas Presiden.

Menurut Presiden Prabowo, praktik penyalahgunaan wewenang, penipuan, serta kolusi antara pejabat dan pengusaha nakal menjadi salah satu penyebab utama kebocoran keuangan negara. Kondisi tersebut dinilai dapat melemahkan kemampuan negara dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana maupun krisis global.

Baca Juga :  Nuansa Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Warnai Acara “Gala Premier Film Panggil Aku Ayah” di Sukabumi

“Korupsi, penyalahgunaan wewenang, penipuan, kolusi dengan pengusaha-pengusaha nakal, ini yang mengakibatkan kebocoran negara. Ini yang mengakibatkan kekayaan kita banyak yang hilang, kekayaan yang bisa kita gunakan untuk menghadapi bencana apa pun,” ujarnya.

Selain fokus pada pemberantasan korupsi, Presiden juga menegaskan pentingnya memperkuat kemandirian nasional agar Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri di tengah dinamika global.

Presiden mengaku telah mempelajari berbagai data mengenai potensi kekayaan nasional dan optimistis Indonesia mampu keluar dari berbagai krisis dengan kondisi yang lebih kuat.

“Saya sudah melihat dan saya sudah mempelajari angka-angka, data-data kekayaan kita. Setiap hari kita akan keluar lebih kuat, kita akan keluar dari krisis ini dalam keadaan yang lebih kuat dan lebih makmur, lebih produktif, lebih mampu berdiri di atas kaki kita sendiri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Roadshow Bus KPK di Kota Bandung, Edukasi dan Sosialisasi Tolak Politik Uang Pilkada 2024

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa kemandirian di sektor pangan dan energi menjadi fondasi penting bagi ketahanan nasional. Ia menyebut upaya mencapai swasembada pangan, khususnya beras sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia, telah lama menjadi bagian dari perjuangannya.

“Dalam keadaan perang di mana-mana, swasembada beras, di mana beras adalah makanan pokok kita. Tapi kita juga sebentar lagi akan mencapai kemampuan kita memenuhi kebutuhan protein kita,” tuturnya.

Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya mewujudkan kemandirian energi nasional, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM).

“Masalah BBM juga bertahun-tahun saya perjuangkan swasembada energi,” pungkas Presiden.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru