BNPB Percepat Pemulihan Pascabanjir Bandang di Kampung Toweren Aceh Tengah, Sawah Tertutup Kayu

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (komdigi)

Foto (komdigi)

Kampung Toweren di Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, yang berada di kawasan dataran tinggi Gayo, dikenal memiliki bentang alam perbukitan yang indah namun rawan terhadap cuaca ekstrem. Ketika curah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah hulu dalam waktu lama, lereng-lereng bukit tak lagi mampu menahan debit air yang terus meningkat.

Pada akhir November 2025, banjir bandang akibat curah hujan ekstrem yang dipicu dampak Siklon Senyar menerjang kawasan tersebut. Arus deras membawa lumpur pekat bercampur ratusan gelondongan kayu dari hutan, menghantam permukiman dan menyapu hamparan persawahan warga.

Pascabencana, wajah Kampung Toweren berubah drastis. Lahan pertanian yang menjadi tumpuan utama ekonomi masyarakat tertutup material kayu dan sedimen lumpur tebal. Aktivitas pertanian pun terhenti karena sawah-sawah warga dipenuhi tumpukan kayu yang menyerupai hutan kecil.

Baca Juga :  3 Orang Hakim dan 1 Pengacara, Ditetapkan Sebagai Tersangka

Merespons kondisi itu, pada Minggu (22/2), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah desa setempat turun langsung memimpin proses pembersihan. Prioritas utama adalah membebaskan lahan persawahan dari material kayu agar musim tanam dapat segera dimulai kembali.

Material kayu yang berhasil dievakuasi ditempatkan sementara di lahan kosong milik warga yang lebih aman dan stabil. Di tengah keterbatasan, masyarakat menunjukkan ketangguhan dengan memanfaatkan kayu-kayu tersebut sebagai bahan bangunan untuk memperbaiki rumah rusak, serta sebagai kayu bakar untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  DP3AKB Jabar Terus Tingkatkan Kapasitas Teladan KB

Meski dikerjakan secara gotong royong, besarnya volume kayu dan luasnya area terdampak menjadi tantangan serius. Untuk mempercepat pemulihan, BNPB bersama lintas kementerian dan lembaga akan menambah dukungan alat berat guna mengeruk lumpur serta memindahkan gelondongan kayu berukuran besar yang tidak memungkinkan diangkat secara manual.

Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat pemulihan lahan pertanian Kampung Toweren, sehingga roda ekonomi desa kembali bergerak dan sisa material bencana dapat menjadi bagian dari pembangunan kembali wilayah tersebut.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026
Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan
Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI
Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu
Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen
Bio Farma Perkuat Diplomasi Kesehatan dan Peluang Kerja Sama dengan Amerika Latin dan Karibia
Kemendikdasmen dan Dekranas Luncurkan PKW 2026, Target Cetak 8.730 Wirausaha Muda

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:19 WIB

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:01 WIB

Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:20 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:35 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:46 WIB

Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu

Berita Terbaru