Aktivasi Penerbangan Bandara Husein Sastranegara Dongkrak Konektivitas Udara Bandung, Rute Wings Air ke Yogyakarta International Airport Disambut Antusias

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivasi Penerbangan Bandara Husein Sastranegara Dongkrak Konektivitas Udara Bandung, Rute Wings Air ke Yogyakarta International Airport Disambut Antusias (Foto:diskominfo kota bandung)

Aktivasi Penerbangan Bandara Husein Sastranegara Dongkrak Konektivitas Udara Bandung, Rute Wings Air ke Yogyakarta International Airport Disambut Antusias (Foto:diskominfo kota bandung)

Aktivasi kembali penerbangan komersial di Bandara Husein Sastranegara mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Bandung. Penerbangan rute Bandung–Yogyakarta International Airport yang dilayani Wings Air disambut antusias penumpang dan menandai bangkitnya kembali konektivitas udara Kota Bandung.

Salah satu penumpang, Dona, warga Arcamanik mengaku bersyukur bisa ikut dalam penerbangan tersebut. Ia menyebut kembalinya aktivitas penerbangan di Bandara Husein menjadi angin segar bagi mobilitas warga Bandung.

“Alhamdulillah, Bandara Husein sekarang sudah aktif lagi. Ini tanda Bandung mulai bangkit, akses ke kota lain jadi lebih mudah,” kata Dona di Bandara Husein Sastranegara, Rabu (11/2/2026).

Dona berharap, ke depan rute penerbangan dari dan ke Bandung semakin banyak. Menurutnya, konektivitas udara yang lebih luas akan sangat membantu masyarakat dalam menunjang aktivitas perjalanan bisnis maupun wisata.

“Harapan saya Bandung bisa seperti dulu lagi, tidak hanya ke Jogja tapi ke banyak kota. Jadi warga Bandung lebih mudah bepergian,” ujarnya.

Baca Juga :  Mengapa Kamboja dan Thailand Kembali Terlibat Konflik Bersenjata

Ia juga menilai aktifnya kembali Bandara Husein memberikan dampak nyata dari sisi efisiensi waktu dan biaya perjalanan.

“Sangat membantu, lebih efektif dan efisien, baik dari segi waktu maupun biaya,” ucapnya.

Hal senada disampaikan penumpang lainnya, Danila Bela. Ia mengaku senang dengan kembalinya penerbangan dari Bandara Husein karena perjalanan menjadi lebih cepat dan praktis.

“Tentu sangat senang, perjalanan jadi lebih cepat dan lebih mudah. Prosesnya juga lancar, fasilitasnya cukup baik dan nyaman,” ujar Danila.

Danila memilih Bandara Husein karena lokasinya dekat dengan tempat tinggalnya. Ia mengaku sebelumnya selalu menggunakan bandara tersebut untuk bepergian, termasuk saat menuju Bali.

“Lebih efektif karena dekat rumah. Dulu kalau ke Bali juga selalu lewat Husein daripada harus ke Jakarta dulu yang ribet,” tuturnya.

Baca Juga :  Edukasi Pencegahan Stunting di Karawang, BKKBN Jawa Barat dan Nestlé Kolaborasi Dampingi 100 Keluarga Berisiko

Ia pun berharap rute penerbangan dari Bandung bisa terus bertambah, terutama ke destinasi favorit masyarakat seperti Bali.

“Mudah-mudahan ke depan lebih banyak penerbangan. Banyak juga warga Bandung yang menanyakan kapan bisa langsung ke Bali,” ucapnya.

Sementara itu, Komandan Lanud Husein Sastranegara, MD. Irman Fathurrahman menilai pembukaan rute Bandung–Yogyakarta ini merupakan kesinambungan dari pembukaan rute sebelumnya seperti Bandung–Semarang, Bandung–Jakarta, dan Bandung–Pangandaran.

“Ini kesinambungan dari pembukaan rute sebelumnya. Antusias masyarakat memang tinggi dan ingin lebih dari itu,” ujar Irman.

Ia menuturkan, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara khususnya Lanud Husein Sastranegara akan terus mendukung kebijakan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kota Bandung dalam menghidupkan kembali konektivitas penerbangan dari Bandung.

“Mudah-mudahan dengan dukungan pemerintah, kita bisa terus melanjutkan yang terbaik untuk pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan
Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan
Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu
Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak
Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal
Wajib Halal UMK Batas 18 Oktober 2026: Terlambat Bisa Kena Sanksi dan Produk Ditarik
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP ke Daerah 3T, Tekankan Beasiswa Harus Berdampak ke Rakyat
Sinergi Lintas Kementerian Diperkuat untuk Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:23 WIB

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan

Jumat, 3 April 2026 - 19:09 WIB

Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan

Jumat, 3 April 2026 - 19:02 WIB

Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu

Jumat, 3 April 2026 - 18:41 WIB

Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak

Jumat, 3 April 2026 - 18:17 WIB

Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal

Berita Terbaru