KLOPAKINDONESIA – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan 1447 H, dengan menyiapkan empat mekanisme penyaluran yang disesuaikan dengan kondisi penerima manfaat.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan penyesuaian mekanisme dilakukan agar program MBG tetap efektif tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa, sekaligus memastikan kebutuhan gizi masyarakat tetap terpenuhi.
“Selama Ramadan, MBG tetap dilaksanakan dengan penyesuaian skema penyaluran sesuai karakteristik wilayah dan kelompok penerima,” ujar Dadan, dikutip dari detikNews.
Empat mekanisme pembagian MBG tersebut meliputi penyaluran ke sekolah di wilayah mayoritas berpuasa, sekolah di wilayah non-mayoritas berpuasa, ibu hamil, ibu menyusui dan balita, serta lingkungan pesantren.
Untuk sekolah di daerah mayoritas berpuasa, MBG akan dibagikan dalam bentuk makanan yang lebih tahan lama dan dapat dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Sementara di wilayah yang tidak mayoritas berpuasa, penyaluran MBG tetap dilakukan seperti hari biasa tanpa perubahan skema.
Adapun bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, program MBG tetap berjalan normal tanpa penyesuaian waktu maupun jenis makanan. Sedangkan di lingkungan pesantren, penyajian MBG akan disesuaikan dengan waktu berbuka puasa karena dapur dan penerima manfaat berada dalam satu kawasan.
BGN menegaskan, penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga keberlanjutan program prioritas nasional di bidang pemenuhan gizi, khususnya bagi anak sekolah dan kelompok rentan, meski di tengah pelaksanaan ibadah Ramadan.


























