Arah Politik Luar Negeri Dibahas Tuntas dalam Pertemuan Prabowo dengan Akademisi dan Tokoh Nasional

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama tokoh dan akademisi politik luar negeri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Pertemuan tersebut melibatkan para pengamat hubungan internasional, pegiat diplomasi, mantan menteri dan wakil menteri luar negeri, akademisi, praktisi, serta pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono yang turut mendampingi Presiden menjelaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk menjelaskan sekaligus mendiskusikan arah kebijakan dan politik luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Pertemuan ini dalam rangka menjelaskan, kemudian berdiskusi dan juga menyampaikan arah-arah politik luar negeri, di mana beliau selaku kepala negara dan kepala pemerintahan memegang kedaulatan penuh sebagai penentu arah kebijakan dan politik luar negeri Indonesia,” ujar Menlu Sugiono.

Menurut Menlu, diskusi berlangsung secara terbuka dan dialogis, dengan pola dua arah antara Presiden dan para tokoh yang hadir. Dalam forum tersebut, terjadi pertukaran pandangan untuk membangun pemahaman bersama mengenai tantangan dan dinamika politik luar negeri Indonesia ke depan.

Baca Juga :  DPPKB Kota Bogor Selenggarakan Apresiasi Sekolah Siaga Kependudukan Dan Duta Kependudukan

Menlu Sugiono menambahkan, berbagai masukan strategis juga disampaikan oleh para tokoh guna memperkuat kebijakan yang tengah dirumuskan pemerintah.

“Masing-masing tokoh menyampaikan pandangan, pemikiran, serta pertimbangan-pertimbangan yang pada intinya sudah koheren dan berada dalam satu garis pemikiran yang sama. Diskusi yang terjadi justru saling memperkuat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa dalam pertemuan tersebut tidak terlihat adanya perdebatan tajam atau perbedaan yang bersifat konfrontatif.

“Saya tidak melihat pro dan kontra, tetapi tentu ada perspektif yang berbeda. Namun pada ujungnya, semua melihat politik luar negeri ini sebagai satu kepentingan yang sama,” tambah Menlu.

Ke depan, Menlu Sugiono menyampaikan bahwa pertemuan serupa direncanakan akan dikembangkan menjadi agenda rutin. Langkah ini diharapkan dapat menyamakan frekuensi dan memperkuat pemahaman bersama antara pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait arah kebijakan nasional, khususnya di bidang politik luar negeri.

“Arahan Presiden adalah menjadikan pertemuan seperti ini sebagai agenda rutin, sehingga bisa dicapai pemahaman dan frekuensi yang sama mengenai arah serta kebijakan pemerintah yang dipimpin oleh Bapak Presiden, khususnya terkait politik luar negeri,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Menlu Sugiono juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tokoh yang hadir atas partisipasi aktif dalam pertemuan yang berlangsung dari sore hingga malam hari tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang bersedia hadir memenuhi undangan Bapak Presiden,” tutup Menlu.


Judul SEO Alternatif

  1. Prabowo Kumpulkan Tokoh dan Akademisi, Bahas Arah Politik Luar Negeri Indonesia
  2. Menlu Sugiono Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Diplomasi Nasional
  3. Presiden Prabowo Gelar Diskusi Terbuka Politik Luar Negeri di Istana Merdeka
  4. Arah Politik Luar Negeri Dibahas Tuntas dalam Pertemuan Prabowo dan Tokoh Nasional
  5. Prabowo Dorong Dialog Rutin dengan Tokoh Diplomasi, Ini Penjelasan Menlu
  •  
Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen, ASEAN, dan SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030 untuk SDM Unggul Asia Tenggara
BOSP 2026 Diperkuat, Kemendikdasmen Alokasikan Rp59 Triliun untuk Layanan dan Mutu Pendidikan
Mendukbangga Wihaji Kuliah Umum di UIN Bandung, Tekankan Peran Keluarga untuk SDM Unggul 2045
Wamen Fajar: Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing Kunci Lulusan SMK Tembus Pasar Global
TKA SMP di Bandung Berjalan Lancar, Wamendikdasmen Pastikan Sesuai Prosedur
Bio Farma Raih PROPER Emas ke-10 dan Green Leadership, Bukti Komitmen Lingkungan
Kemendikdasmen Dorong Transformasi SMK Swasta, Masa Studi 4 Tahun Disiapkan
BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 05:01 WIB

Kemendikdasmen, ASEAN, dan SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030 untuk SDM Unggul Asia Tenggara

Sabtu, 11 April 2026 - 04:59 WIB

BOSP 2026 Diperkuat, Kemendikdasmen Alokasikan Rp59 Triliun untuk Layanan dan Mutu Pendidikan

Kamis, 9 April 2026 - 23:26 WIB

Mendukbangga Wihaji Kuliah Umum di UIN Bandung, Tekankan Peran Keluarga untuk SDM Unggul 2045

Kamis, 9 April 2026 - 22:31 WIB

Wamen Fajar: Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing Kunci Lulusan SMK Tembus Pasar Global

Rabu, 8 April 2026 - 22:13 WIB

TKA SMP di Bandung Berjalan Lancar, Wamendikdasmen Pastikan Sesuai Prosedur

Berita Terbaru