Insentif Naik, TPG Rp2 Juta: Ini Komitmen Kemendikdasmen untuk Guru Non-ASN 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 26 Januari 2026 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan guru non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN) pada tahun 2026. Melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG), pemerintah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp14 triliun untuk berbagai tunjangan bagi guru non-ASN di seluruh Indonesia.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus memperkuat komitmen mereka dalam menjalankan tugas pendidikan secara profesional dan bermartabat.

Direktur Jenderal GTKPG, Nunuk Suryani, mengatakan pemerintah memahami tantangan yang dihadapi para guru, baik ASN maupun non-ASN. Oleh karena itu, sejumlah kebijakan strategis terus diperkuat secara bertahap dan berkelanjutan.

“Pemerintah berkomitmen memperkuat kebijakan penataan status, sertifikasi, kesejahteraan, serta perlindungan guru. Semua ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” ujar Nunuk di Jakarta, Senin (26/1).

Pengangkatan PPPK dan Akses Sertifikasi

Nunuk menjelaskan, komitmen tahun 2026 merupakan kelanjutan dari berbagai kebijakan sebelumnya. Dalam lima tahun terakhir, pemerintah telah mengangkat lebih dari 900 ribu guru honorer menjadi ASN PPPK.

Baca Juga :  Kota Bandung Raih Peringkat 2 Cadangan Pangan Terbaik di Jawa Barat

Selain itu, guru non-ASN juga memperoleh akses luas untuk mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), baik PPG Calon Guru maupun PPG Guru Tertentu. Sepanjang 2024 hingga 2025, tercatat lebih dari 750 ribu guru non-ASN telah mengikuti program tersebut sebagai upaya peningkatan kompetensi dan pengakuan profesional.

Insentif dan Tunjangan Meningkat

Dari sisi kesejahteraan, mulai 2026 pemerintah menaikkan insentif guru non-ASN dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per orang per bulan. Untuk kebijakan ini, Kemendikdasmen menganggarkan sekitar Rp1,8 triliun bagi 377.143 guru, meningkat lebih dari Rp1 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemerintah juga menyalurkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru non-ASN bersertifikat pendidik sebesar Rp2 juta per bulan. Bagi guru yang telah memiliki inpassing, besaran TPG disesuaikan dengan gaji pokok. Pada 2026, anggaran TPG mencapai Rp11,5 triliun untuk 392.870 guru, naik sekitar Rp663 miliar dibandingkan 2025.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2024

Sementara itu, Tunjangan Khusus Guru (TKG) bagi guru non-ASN di wilayah 3T ditetapkan sebesar Rp2 juta per bulan. Tahun ini, anggaran TKG mencapai Rp706 miliar, meningkat Rp95 miliar dengan jumlah penerima sebanyak 28.892 guru.

Guru Rasakan Manfaat Langsung

Salah satu guru swasta, Any Anggraeni, mengaku tunjangan tersebut sangat membantu peningkatan kompetensinya sebagai pendidik. Ia memanfaatkan tunjangan untuk mengikuti pelatihan dan membeli buku literasi.

“Manfaatnya bukan hanya di sekolah, tapi juga di rumah. Saya bisa membantu biaya kuliah dua anak. Ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi pengakuan atas perjuangan guru,” katanya.

Kemendikdasmen menegaskan akan terus menyempurnakan kebijakan agar menjangkau guru di berbagai daerah. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar guru non-ASN dapat bekerja dengan rasa aman, dihargai, dan didukung demi terwujudnya pendidikan bermutu untuk semua.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional
Pelindungan Ketenagakerjaan, Pekerja Dapat Perlindungan Lebih Komprehensif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan

Berita Terbaru