Musisi Bandung Galang Charity Musik untuk Anton D’Express yang Berjuang Lawan Stroke

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Semangat solidaritas kembali membara di skena musik Kota Kembang. Sejumlah musisi lintas generasi berkumpul di Djaleo Cafe, Jalan Bengawan 75 untuk menggelar aksi charity musik.

Langkah nyata ini bertujuan membantu Anton, pemain keyboard dari band blues ternama asal Bandung, D’Express, yang kini tengah berjuang melawan sakit.

Anton sudah cukup lama menderita stroke. Kondisinya kian menurun setelah ia terjatuh dan mengalami pergeseran tulang kaki.

Kabar tersebut memicu gerak cepat para rekan sejawat dan relawan untuk menggalang dukungan medis bagi pria yang akrab disapa Kang Anton.

Wujud Nyata Kepedulian Sesama Musisi

Ketua penyelenggara, Dewi, menjelaskan bahwa seluruh donasi yang terkumpul akan menyokong proses perawatan lanjutan Kang Anton di RS Hermina melalui program Universal Health Coverage (UHC).

“Ini bentuk kepedulian kami sebagai sesama musisi. Kami hanya ingin membantu semampunya agar bisa sedikit meringankan beban Kang Anton,” ujar Dewi di sela-sela acara pada Jumat (16/1/2026).

Baca Juga :  Kepala DP3AKB Jawa Barat Siska Gerfianti Harapkan Indonesia Mampu Jadi Kekuatan Ekonomi Keempat Dunia Pada 2045 Saat Menyampaikan Sambutan Selamat Datang Kepada Peserta Rakortek BKKBN

Aksi solidaritas semacam ini bukanlah hal baru bagi Dewi dan rekan-rekannya. Sebelumnya, mereka juga rutin menggalang dana untuk musisi lain yang membutuhkan bantuan, seperti Kang Isan Blues, Kang Ganjar, hingga almarhum Kang Cemong.

Kolaborasi Lintas Generasi di Djaleo Cafe

Acara berlangsung hangat dengan penampilan sederet nama yang sudah tidak asing lagi di telinga penikmat musik Bandung. Nama-nama seperti Primitif Band, D’Express, Mobidik, Ferrari, Niki Kola, Dewi Geger, Rini Suta, hingga Kang Eda naik ke panggung secara sukarela tanpa bayaran.

Dukungan penuh juga datang dari pengelola Djaleo Cafe. Wawan, selaku manajemen kafe, menyediakan ruang dan fasilitas agar acara ini dapat terlaksana dengan baik.

“Alhamdulillah, saya bisa ikut membantu memfasilitasi gelaran ini. Meskipun tempatnya tidak besar, setidaknya para musisi punya ruang untuk menggalang dana bagi teman sejawat yang sangat membutuhkan,” ungkap Wawan.

Baca Juga :  Perkuat Ketahanan Kesehatan Masyarakat: Bio Farma Selenggarakan Vaksinasi Influenza Gratis di Kota Bandung

Dari Panggung Musik ke Dunia Hukum

Ada sosok menarik di balik suksesnya acara ini. Sang ketua penyelenggara, Dewi, ternyata memiliki rekam jejak panjang di dunia tarik suara sebagai mantan vokalis grup Staccato.

Meski kini ia telah beralih profesi menjadi seorang advokat, kecintaannya terhadap dunia musik dan komunitasnya tetap tak luntur.

“Sekarang bernyanyi lebih untuk mengisi waktu saja. Dulu itu mata pencaharian, sekarang lebih ke hobi,” tambahnya sembari tersenyum.

Melalui kegiatan ini, para musisi Bandung membuktikan bahwa musik bukan sekadar hiburan. Di balik melodi blues yang mereka mainkan, tersimpan kekuatan gotong royong yang mampu merangkul rekan yang sedang terjatuh. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus terjaga sebagai identitas kuat insan seni di Jawa Barat. (*)

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Perkuat Dukungan Ekspansi Internasional
BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan
Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas
IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat
Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional
SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026
Kemendikdasmen dan MD Entertainment Salurkan 2.500 Pasang Sepatu untuk Murid Terdampak Banjir di Aceh
Kemendikdasmen Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Melalui Pembentukan Pokja BSAN di Daerah

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:37 WIB

Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Perkuat Dukungan Ekspansi Internasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:33 WIB

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:54 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Berita Terbaru

NEWS

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:54 WIB