Dishub Cimahi Tegaskan Penyebab Kematian Anak di Cibeureum Belum Bisa Dipastikan Akibat Setrum PJG

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi menegaskan bahwa penyebab kematian seorang anak berinisial MPS di RT 04/RW 13 Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, belum bisa dipastikan akibat sengatan aliran listrik dari tiang Penerangan Jalan Gang (PJG). Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya informasi di sejumlah media dan media sosial yang menyebut korban meninggal dunia karena tersengat listrik saat memanjat tiang PJG.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 21 Desember 2025 sekitar pukul 17.30 WIB.

Klarifikasi Dishub Kota Cimahi
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, menyatakan hingga saat ini belum ada kepastian bahwa korban meninggal dunia akibat sengatan listrik. Ia menyebut terdapat kemungkinan korban terjatuh dan terbentur tiang saat berada di lokasi kejadian.

“Secara logika, kalau di tiang tersebut ada aliran setrum, anak tersebut tidak mungkin bisa naik ke tiang,” ujarnya.

Endang menambahkan, petugas Dishub bersama Ketua RW setempat telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian. Hasil pengecekan menunjukkan tidak ditemukan aliran listrik pada badan tiang PJG.

Baca Juga :  Mocca dan Diskon Besar Bakal Guncang Bandung Great Sale 2024

“Petugas Dishub bersama Ketua RW sudah mengecek ke lokasi. Hasilnya tidak ada aliran setrum di tiang. Saat dinyalakan pun normal,” jelasnya.

Keterangan Kepolisian Berdasarkan Saksi
Berdasarkan informasi yang disampaikan Kasi Humas Polres Cimahi, IPTU Mochammad Gofur Supangkat, sebagaimana diberitakan melalui akun Instagram @infocimahi.co, keterangan saksi di lokasi menyebutkan bahwa sebelum kejadian korban sempat hendak pulang untuk berganti pakaian.

“Korban sempat memanjat tiang penerangan jalan gang dengan ketinggian sekitar tiga meter. Diduga saat itu korban tersengat aliran listrik dari tiang tersebut,” ujarnya.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa keterangan tersebut masih berdasarkan saksi dan memerlukan pendalaman lebih lanjut.

Keterangan Pihak Keluarga
Menurut Deni, orang tua almarhum MPS, saat kejadian anaknya tengah kehujanan dan pakaian yang dikenakan dalam kondisi basah. Ketika sandal korban terlepas di dekat tiang, insiden tersebut terjadi. Namun, keluarga tidak dapat memastikan apakah korban tersengat listrik atau terjatuh dan terbentur tiang.

Baca Juga :  Gubernur Jawa Barat Luncurkan Program Operasi Jabar Manunggal Untuk Mengatasi Gangguan Ormas Yang Mengganggu Iklim Investasi

Deni juga menyampaikan bahwa istrinya masih mengalami trauma akibat komentar warganet.
“Istri saya sampai sekarang masih trauma,” ujarnya.
Meski berduka, keluarga menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Cimahi.

“Saya berterima kasih atas kehadiran Wali Kota Cimahi bersama dinas terkait yang turut berbela sungkawa atas musibah ini serta bantuan yang diberikan,” katanya.

Santunan & Status Proyek PJG
Sebagai tanggung jawab moral, Pemerintah Kota Cimahi memberikan santunan sebesar Rp10 juta, ditambah Rp30 juta dari dana asuransi.

Kepala Bidang Angkutan dan PJU Dishub Kota Cimahi, Iwan Ridwan, menjelaskan bahwa proyek PJG tersebut masih dalam masa pemeliharaan sehingga belum diserahterimakan kepada pemerintah daerah.

Dishub Siap Dukung Penyelidikan
Dishub Kota Cimahi menyatakan siap mendukung penuh proses penyelidikan aparat kepolisian, sekaligus melakukan evaluasi lapangan jika diperlukan, guna memastikan keamanan fasilitas penerangan jalan umum di wilayah Kota Cimahi.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadwal Resmi TKA SD–SMP 2026: April, Bukan Syarat Kelulusan
Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Dukung Tren Loud Budgeting, Generasi Muda Berani Berhemat demi Masa Depan
Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pendidikan Bermutu Harus Libatkan Sekolah, Keluarga, Masyarakat, dan Media
Turunkan Stunting di Sukabumi, Kemendukbangga Lakukan Bedah Rumah dan Intervensi Gizi
Festival Tring! Pegadaian Cirebon Dorong Gaya Hidup Sehat dan Investasi Emas Digital
Ratusan Kader TPK Sukabumi Teguhkan Komitmen Dukung Program Makan Bergizi Gratis MBG 3B
Waspada Penipuan Mengatasnamakan Kemendikdasmen
Transformasi Digital: Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Luncurkan Aplikasi ‘Tring!’ di Tasikmalaya, Mudahkan Investasi Emas dalam Genggaman

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:05 WIB

Jadwal Resmi TKA SD–SMP 2026: April, Bukan Syarat Kelulusan

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:18 WIB

Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Dukung Tren Loud Budgeting, Generasi Muda Berani Berhemat demi Masa Depan

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:53 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pendidikan Bermutu Harus Libatkan Sekolah, Keluarga, Masyarakat, dan Media

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:53 WIB

Turunkan Stunting di Sukabumi, Kemendukbangga Lakukan Bedah Rumah dan Intervensi Gizi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:08 WIB

Festival Tring! Pegadaian Cirebon Dorong Gaya Hidup Sehat dan Investasi Emas Digital

Berita Terbaru