155 Prajurit TNI Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa Usai Operasi Habema di Papua

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

155 Prajurit TNI Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa Usai Operasi Habema di Papua

155 Prajurit TNI Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa Usai Operasi Habema di Papua

Suara semangat 155 prajurit TNI menggema dari Markas Raider 754/Eme Neme Kangasi, Papua, pada akhir pekan lalu. Ratusan prajurit khusus yang mengenakan penutup wajah itu menyambut kedatangan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

Kunjungan para pejabat tinggi tersebut dilakukan dalam rangka pemberian kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada prajurit TNI yang bertugas di wilayah Papua. Mereka tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Rajawali dan Komando Operasi (Koops) Habema, yang selama ini menjalankan operasi pengamanan di Bumi Cendrawasih.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan, KPLB merupakan bentuk perhatian dan penghargaan pimpinan TNI kepada prajurit yang menunjukkan kinerja optimal, dedikasi tinggi, serta keberanian luar biasa dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan negara.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme dan semangat pengabdian,” ujar Sjafrie dalam keterangan tertulis, Senin (5/1/2026).

Salah satu keberhasilan operasi tersebut adalah penguasaan dan penghancuran markas Organisasi Papua Merdeka (OPM). Identitas para prajurit sengaja dirahasiakan dengan penggunaan penutup wajah demi menjaga keamanan dan keberlangsungan operasi di lapangan.

Baca Juga :  Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai 1 Januari 2026: Daftar Lengkap Terbaru dari Pertamina

Mantan Pangdam Jaya itu juga menegaskan, keberhasilan menjalankan tugas merupakan wujud bhakti prajurit kepada bangsa dan negara.

10 Prajurit Marinir Turut Terima KPLB

Dari total 155 prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang menerima KPLB, terdapat 10 prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) yang turut memperoleh kenaikan pangkat luar biasa. Mereka terlibat langsung dalam tiga operasi strategis di wilayah Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat.

Dalam keterangan tertulis Dinas Penerangan Korps Marinir TNI AL, disebutkan bahwa para prajurit yang tergabung dalam Koops Habema menjalani tugas berat dengan tingkat risiko yang sangat tinggi.

Operasi gabungan tersebut melibatkan prajurit Marinir, Kopassus TNI AD, serta satuan-satuan lainnya yang bahu-membahu dalam menghadapi kelompok bersenjata.

“Dalam operasi ini, TNI berhasil menguasai sejumlah markas kelompok bersenjata dan menetralisasi ancaman keamanan dengan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan,” demikian keterangan Dispen Marinir.

Sjafrie kembali menegaskan bahwa kenaikan pangkat luar biasa yang diberikan tidak akan sebanding dengan perjuangan dan pengorbanan para prajurit di medan tugas.

“Mereka telah berbakti dan berjuang untuk negara dan bangsa,” tegasnya.

Menhan Janji Perjuangkan Kesejahteraan Prajurit

Selain memberikan penghargaan, Menhan Sjafrie juga berjanji akan memperjuangkan peningkatan kesejahteraan prajurit yang bertugas di Satgas Rajawali dan Koops Habema, termasuk bagi keluarga mereka.

“Saya sebagai Menteri Pertahanan akan memperjuangkan kesejahteraan prajurit yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa, termasuk keluarganya,” ujarnya.

Sebagai informasi, pemberian kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2025, yang merupakan perubahan atas PP Nomor 39 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit TNI, khususnya pada Pasal 27 dan Pasal 48.

Baca Juga :  Mendikdasmen dan Pemangku Kepentingan Berkomitmen Perkuat Kedaulatan Bahasa Indonesia di Ruang Pubik

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD
Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4
Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh
Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik
Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan
Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap
Nasyirul Falah Amru Dorong Kejaksaan Agung Eksaminasi Kasus Hukuman Mati ABK Fandy dan Mahasiswa Unram

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:03 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:56 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:43 WIB

Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:03 WIB

Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026

Berita Terbaru