KLOPAKINDONESIA.COM – Fenomena langka kembali terjadi di Arab Saudi. Salju dilaporkan turun dan menyelimuti kawasan pegunungan Jabal Al-Lawz yang berada di wilayah Tabuk, Arab Saudi bagian utara. Peristiwa ini menandai musim dingin ekstrem yang melanda wilayah tersebut dan menarik perhatian publik internasional.
Jabal Al-Lawz yang dikenal sebagai salah satu pegunungan tertinggi di Arab Saudi berubah menjadi hamparan putih setelah suhu udara turun drastis hingga di bawah nol derajat Celsius. Laporan otoritas meteorologi setempat menyebutkan suhu di beberapa titik mencapai minus 4 derajat Celsius, disertai angin kencang dan kabut tebal.
Fenomena salju ini terekam dalam berbagai foto dan video yang beredar luas di media sosial. Tampak warga dan wisatawan memadati kawasan pegunungan untuk menyaksikan langsung pemandangan salju yang jarang terjadi di negara yang identik dengan iklim gurun tersebut.
Badan Meteorologi Nasional Arab Saudi sebelumnya telah mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem untuk wilayah utara, termasuk Tabuk, Ha’il, dan sekitarnya. Peringatan tersebut mencakup potensi hujan es, angin kencang, penurunan suhu ekstrem, hingga kemungkinan turunnya salju di daerah dataran tinggi.
Meski terbilang tidak terjadi setiap tahun, salju di Jabal Al-Lawz bukanlah fenomena yang sepenuhnya asing. Letak geografis pegunungan yang berada di ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut membuat kawasan ini berpotensi mengalami salju saat gelombang udara dingin melintasi Semenanjung Arab pada puncak musim dingin, antara Desember hingga Februari.
Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko cuaca ekstrem, terutama bagi pengendara dan wisatawan yang menuju kawasan pegunungan, mengingat jalan licin dan jarak pandang yang terbatas akibat kabut dan salju.
Fenomena alam ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perubahan cuaca ekstrem dapat terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk di wilayah yang selama ini dikenal beriklim panas dan kering.


























