Pemkot Bandung Pastikan Beras Bantuan Terjamin Aman dan Layak Konsumsi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan beras yang didistribusikan kepada masyarakat pada program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), layak dikonsumsi.

Hal tersebut ditegaskan oleh Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara saat memantau penyaluran CPP berupa beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Kantor Kelurahan Cigondewah Kidul, Rabu 9 Oktober 2024.

“Sudah proses pemeriksaan mulai dari awal sampai distribusi. Setiap datang itu diperiksa, seperti sekarang ini, pastinya keamanan beras terjamin,” tegas Koswara.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, pemeriksaan beras hingga pangan lainnya yang khusus didistribusikan kepada masyarakat menjadi tanggung jawab pihaknya.

Baca Juga :  R. WEMPY SYAMKARYA: DI GADANG PASANGAN ATALIA ERWIN PILKADA SELESAI

“Selain memastikan jumlah sasaran, juga memastikan mutu dan kualitas beras,” ujarnya.

Gin Gin menambahkan, pemeriksaan bukan hanya saat pendistribusian saja, tetapi ketika akan dikemas di Bulog pun diperiksa.

“Kita lakukan pemeriksaan, tidak hanya dibagi saja, tapi saat beras akan dimasukan ke karung pun dilakukan pemeriksaan. Saat pembagian memastikan beras itu berkualitas,” ujarnya.

Ia menyatakan, pemeriksaan dilakukan seperti bulir, kandungan air hingga zat klorin yang ada pada setiap beras.

Baca Juga :  Pawai Kendaraan Hias Sukses Digelar, Positif bagi Pelaku Usaha Seni di Kota Bandung

“Pemeriksaan itu seperi bulir, kadar air, kandungan timbal zat klorin. Itu rutin untuk memastikan beras layak dikonsumsi, sehingga betul – betul aman dan sehat,” ungkapnya.

Jika terdapat beras yang dianggap tidak layak dikonsumsi, maka masyarakat bisa menyampaikan laporan tersebut untuk dilakukan penggantian.

“Kalau penerima merasa tidak sesuai, segera disampaikan dan kita segera lalukan penggantian. Kita ada tim untuk memeriksa, termasuk mengawal distribusi ini supaya lancar,” ungkapnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya
Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau
Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:37 WIB

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 15:16 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya

Sabtu, 5 September 2026 - 09:48 WIB

Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Jumat, 4 September 2026 - 05:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M

Berita Terbaru