Airlangga: Indikator Makro Ekonomi Stabil, Pemerintah Optimistis Pertumbuhan 2025 Capai Target

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025). Dalam sidang tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan laporan terkait kondisi terkini perekonomian nasional, mulai dari indikator makro ekonomi, upaya mendorong konsumsi akhir tahun, hingga penguatan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Airlangga melaporkan bahwa hingga akhir tahun 2025, indikator makro ekonomi nasional berada dalam kondisi yang baik dan stabil. Ia menilai kinerja pasar keuangan Indonesia menunjukkan tren positif dan kompetitif di kawasan Asia.

“Situasi indikator makro sampai akhir tahun ini masih baik, Pak Presiden. Termasuk indeks harga saham yang mencapai rekor tertinggi sepanjang masa dan sejak Januari meningkat sekitar 20 persen. Ini salah satu yang tertinggi di Asia,” ujar Airlangga.

Selain itu, Airlangga menyampaikan bahwa neraca perdagangan dan transaksi berjalan Indonesia masih mencatatkan surplus. Cadangan devisa nasional juga berada pada level yang tinggi, mencerminkan ketahanan eksternal perekonomian Indonesia.

Baca Juga :  Bio Farma Dukung Kejaksaan Berantas Korupsi di Industri Farmasi

Dari sisi sektor keuangan, pertumbuhan kredit nasional tetap terjaga dan didukung oleh likuiditas yang kuat. Kondisi tersebut diyakini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian pada tahun mendatang.

“Pertumbuhan kredit masih positif sebesar 7,36 persen. Uang primer yang kemarin digelontorkan juga tinggi, tumbuh 13,3 persen atau sebesar Rp2.136 triliun. Efeknya tahun depan akan positif, Pak Presiden,” jelasnya.

Berdasarkan capaian tersebut, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2025 sebesar 5,2 persen dapat tercapai, dengan kinerja ekonomi kuartal IV diproyeksikan semakin menguat.

“Target 5,2 persen tahun ini insyaallah tercapai, dan kuartal keempat juga insyaallah pertumbuhannya di atas 5,4 persen,” ucap Airlangga.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, pemerintah mendorong konsumsi masyarakat melalui berbagai program belanja Natal dan Tahun Baru (Nataru), baik melalui platform daring maupun ritel nasional. Selain itu, sektor pariwisata turut digerakkan melalui penyelenggaraan berbagai agenda nasional sepanjang Desember.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Bandung: Pengelolaan Sampah Berkolerasi Terhadap Upaya Penurunan Stunting

“Ada 37 event nasional di bulan Desember ini, sehingga akan mendorong pergerakan masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Dalam rangka mendukung mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun, Airlangga juga mengusulkan kebijakan fleksibilitas kerja.

“Kami usulkan penerapan work from anywhere and everywhere,” katanya.

Menutup laporannya, Airlangga menyampaikan penguatan kebijakan kesejahteraan ekonomi keluarga, antara lain melalui perubahan Dewan Nasional Keuangan Inklusif menjadi Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan. Ia juga menyoroti capaian inklusi keuangan nasional yang terus meningkat.

“Tingkat inklusi keuangan kita sudah mencapai 92,7 persen, dengan literasi keuangan sebesar 66,4 persen. Ini sudah lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara OECD yang berada di kisaran 62 persen,” pungkas Airlangga.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru