Drone Siluman CH-7 China Sukses Terbang Perdana, Perkuat Ambisi UAV Canggih

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – China kembali mencatatkan kemajuan signifikan di bidang teknologi militer. Drone siluman generasi terbaru mereka, CH-7 (Caihong-7), dilaporkan berhasil melakukan penerbangan perdana, menandai dimulainya fase uji terbang resmi setelah bertahun-tahun pengembangan.

CH-7 dikembangkan oleh China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) dan sebelumnya telah diperkenalkan kepada publik dalam ajang Airshow China. Keberhasilan terbang perdana ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan pesawat tanpa awak (UAV) berkemampuan siluman milik Negeri Tirai Bambu.

Secara desain, CH-7 dirancang dengan konfigurasi aerodinamika sayap terbang berasio aspek tinggi (high aspect ratio flying wing). Desain ini meningkatkan efisiensi aerodinamis sekaligus menekan jejak radar, memungkinkan operasi pada ketinggian tinggi, kecepatan jelajah cepat, serta daya jelajah lama.

Dengan karakteristik tersebut, CH-7 disebut mampu memenuhi kebutuhan observasi darat tingkat tinggi dan dukungan data intelijen dalam kondisi operasional yang kompleks. Drone ini mampu membawa berbagai muatan misi berperforma tinggi, termasuk sensor cahaya tampak dan inframerah, yang mendukung misi pengintaian, pengawasan, dan pengumpulan data strategis.

Dalam uji terbang awal, CH-7 dilaporkan mampu menjalankan fungsi dasar penerbangan, mulai dari lepas landas, manuver di udara, hingga pendaratan secara stabil. Pengujian ini bertujuan memverifikasi sistem kendali penerbangan, kestabilan platform, serta performa aerodinamis sesuai rancangan.

CH-7 telah beberapa kali dipamerkan dalam ajang Airshow China di Zhuhai, Provinsi Guangdong. Pada Airshow China 2024, rangka pesawat asli CH-7 ditampilkan untuk pertama kalinya, memberikan gambaran nyata mengenai ukuran dan konfigurasi drone siluman tersebut.

Baca Juga :  bank bjb dan BPJS Kesehatan Tantadatangani Kerjasama Peningkatan Layanan Fasilitas Kesehatan

Dalam animasi demonstrasi yang ditampilkan pada Airshow China 2024, CH-7 digambarkan mampu melakukan patroli jangka panjang di wilayah laut sasaran. Saat mendeteksi target, drone ini dapat mengirimkan data ke pusat komando melalui tautan data, baik untuk memberikan panduan lintasan tengah (mid-course guidance) maupun panduan terminal bagi senjata serang jarak jauh.

Seorang pakar yang diwawancarai Global Times di pameran tersebut menyebut CH-7 mampu menjalankan beragam misi, mulai dari pengawasan medan tempur, pengintaian intelijen, hingga dukungan operasi tempur berbasis informasi. Radar yang terintegrasi memungkinkan pengawasan udara dan maritim jarak jauh, termasuk kemampuan mendeteksi target kapal permukaan berukuran besar.

Selain itu, CH-7 juga dinilai mampu melakukan pengintaian tersembunyi dalam waktu lama di lingkungan tempur yang sangat diperebutkan, sekaligus memberikan penandaan target bagi senjata serangan presisi jarak jauh. Kemampuan ini dipandang dapat meningkatkan efektivitas tempur berbasis informasi dan memenuhi kebutuhan peperangan simetris masa depan untuk pesawat tempur nirawak siluman kelas atas.

Mengutip pengamatan Global Times, CH-7 memiliki saluran masuk udara yang ditempatkan di bagian atas badan pesawat, sementara nosel pembuangan mesin menggunakan desain semi-tersembunyi. Secara keseluruhan, pesawat ini menampilkan bentuk ramping dengan desain bersih dan aerodinamis.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Pengesahan RUU Pilkada Ditunda

Masih berdasarkan pengamatan di Airshow China 2024, konfigurasi sayap terbang CH-7 memberikan efektivitas siluman optimal dari segala arah. Drone ini menerapkan desain penyerap gelombang radar pada area dengan reflektivitas tinggi di sepanjang leading edge, menggunakan lapisan siluman di permukaan pesawat, serta menerapkan detail siluman pada panel akses, penutup ruang roda pendarat, hingga ruang senjata. Bahkan, sekrup-sekrup struktural pun mendapat perlakuan khusus untuk menekan pantulan radar.

Para pakar China juga menilai, berdasarkan desain aerodinamikanya, kecepatan terbang CH-7 relatif lebih lambat dibandingkan jet tempur modern. Karena itu, drone ini dinilai kecil kemungkinan berperan sebagai wingman tradisional dalam dukungan tempur jarak dekat.

Sebaliknya, dengan kemampuan siluman tinggi dan daya jelajah panjang, CH-7 diperkirakan akan dikerahkan lebih awal ke zona tempur untuk menjalankan misi pengintaian, pencarian, dan pengawasan berkepanjangan, sembari tetap beroperasi tanpa terdeteksi oleh sistem pertahanan lawan.

Pengembangan CH-7 merupakan bagian dari keluarga drone Caihong (CH/Rainbow) yang selama ini dikenal sebagai salah satu lini UAV andalan China. Kehadirannya sekaligus menegaskan ambisi Beijing dalam memperkuat kapabilitas intelijen udara dan peperangan nirawak generasi mendatang.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen
Luvidi Pranawa Raih Medali Emas IOAI 2026, Berawal dari Prestasi OSN
Pelajar Jawa Barat Diajak All Out Tanpa Burnout, DP3AKB Tekankan Kesehatan Mental
Pemprov Jabar Revitalisasi 32 Hektare Kebun Karet Jalupang Subang
Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Bandung Tekankan Integritas dan Prinsip 3P
Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Instruksikan Pendakian Gunung di Jabar Ditutup

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 17:02 WIB

PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 11:08 WIB

PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 11:03 WIB

LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Kamis, 3 September 2026 - 10:45 WIB

Luvidi Pranawa Raih Medali Emas IOAI 2026, Berawal dari Prestasi OSN

Rabu, 2 September 2026 - 18:27 WIB

Pelajar Jawa Barat Diajak All Out Tanpa Burnout, DP3AKB Tekankan Kesehatan Mental

Berita Terbaru