BPOM Umumkan 34 Produk Herbal Berbahaya Mengandung BKO, Ini Daftar Lengkapnya

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dalam memilih produk herbal dan jamu yang beredar di pasaran. Melalui pengumuman resminya, BPOM menyatakan telah menemukan 34 produk yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) berbahaya, sebagian di antaranya juga menggunakan izin edar palsu.

Temuan ini terdiri dari 32 produk hasil pengawasan BPOM di Indonesia serta 2 produk impor yang dilaporkan otoritas Thailand karena terbukti mengandung zat kimia obat keras. Seluruh produk tersebut dinilai berpotensi menimbulkan efek samping serius, terutama jika dikonsumsi tanpa pengawasan tenaga kesehatan.

BPOM menegaskan bahwa penggunaan BKO dalam produk herbal adalah praktik ilegal karena dapat memicu gangguan ginjal, kerusakan hati, susah napas, tekanan darah tidak stabil, gangguan jantung, hingga risiko kematian. Masyarakat diminta untuk menghentikan pemakaian, tidak membeli kembali, serta melapor apabila menemukan produk yang masih beredar di toko maupun e-commerce.

Kategori dan Daftar Lengkap 34 Produk Berbahaya

Berikut daftar produk yang diumumkan BPOM beserta jenis pelanggarannya:

Produk Pegal Linu, Nyeri, dan Asam Urat

  1. Montalinurat – izin edar fiktif
  2. Extra Mountalin – mengandung parasetamol
  3. Tawon Premium – izin edar fiktif
  4. Obat Sakit Gigi Cap Lutung – parasetamol
  5. Anrat – natrium diklofenak
  6. Buah Dewa – asam mefenamat, deksametason, natrium diklofenak
  7. Kaplet Anti Sakit Gigi & Gusi Pak Tani New – izin edar fiktif
  8. KBM – asam mefenamat & fenilbutazon
  9. Tou Gubao – betametason & deksametason
  10. Keong Sakti Asam Urat Plus Pegal Linu – deksametason, parasetamol, asam mefenamat
  11. Dua Semar Jaya Rheumatik – deksametason, parasetamol, natrium diklofenak
  12. Obat Racikan Asam Urat dan Rematik – piroksikam & indometasin
  13. Asam Urat, Flu Tulang, & Cicunguya – natrium diklofenak & parasetamol
  14. Jamu Jawa Dwipa Cap Tawon Klanceng Pegal Linu Husada – parasetamol
  15. Sari Manggis Gelatik – natrium diklofenak & parasetamol
  16. Serat Manggis – parasetamol
  17. Rempah Alam Papua Buah Merah Plus Mahkota Dewa – parasetamol
Baca Juga :  Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam

Produk Stamina Pria / Obat Kuat

  1. Mallboro Black – sildenafil
  2. Power P – parasetamol + sildenafil
  3. Kofi 29 Plus – tadalafil
  4. Arab Pembesar New – sildenafil
  5. Bhong Hua Niu Bian – sildenafil sitrat
  6. Pill China Kotak Biru Cap Berlian / Black Boss – sildenafil sitrat
  7. Madu Tonik Tjap Kuda – tadalafil
  8. Driller – dilaporkan mengandung tadalafil

Produk Pelangsing

  1. Slimming Capsule Herbal – sibutramin
  2. Pil Pelangsing Ajaib – sibutramin
  3. NR New Rempah – parasetamol + sibutramin
  4. Turbo Slim / Turbo Slim Emboss – furosemid
  5. Emboss Sakura Slim Herbal / Sakura Slim Herbal – sibutramin HCl
  6. Slim & Shape Herbal – N-desmethyl sibutramine & sibutramin HCl
  7. Golden Premium Slimming Detox For Night – bisakodil
Baca Juga :  Tayang Hari Sabtu 10 Agustus, Yuk Belajar Sejarah Perjuangan Perempuan lewat Dokumenter 'Meniti Jembatan Emas' di TVRI

Dua Produk Impor yang Dilaporkan Otoritas Thailand

  1. COZY S – sibutramin
  2. Ya Capsule Shom Poo Shern / Kapsul Ginseng – sildenafil & tadalafil

Dalam keterangannya, BPOM menegaskan bahwa BKO tidak boleh digunakan dalam jamu atau herbal karena merupakan obat keras yang harus melalui konsultasi medis. Zat seperti sibutramin, sildenafil, tadalafil, diklofenak, dan kortikosteroid dapat memicu efek samping mulai dari jantung berdebar, gangguan hormonal, perdarahan, hingga kerusakan organ.

BPOM juga meminta masyarakat untuk selalu memeriksa izin edar melalui aplikasi BPOM Mobile atau situs cekbpom.pom.go.id. Selain itu, masyarakat diminta melaporkan kepada BPOM jika menemukan produk mencurigakan yang dijual bebas di marketplace maupun toko fisik.

Ajakan untuk Masyarakat

Klopak Indonesia mengimbau pembaca untuk lebih hati-hati dalam membeli obat herbal, terutama yang mengklaim efek instan seperti “sembuh cepat”, “langsing dalam hitungan hari”, atau “kuat seketika”. Produk dengan klaim berlebihan sering kali menjadi indikasi adanya campuran BKO.

Jika Anda telah mengonsumsi salah satu produk di atas dan mengalami gejala tidak biasa seperti pusing hebat, nyeri dada, lemas ekstrem, atau gangguan pencernaan, segera konsultasikan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau
Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026
Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun
Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan
DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat
Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam
KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi
21 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026, 18 Daerah Status Awas

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:30 WIB

KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau

Selasa, 1 September 2026 - 16:25 WIB

Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026

Selasa, 1 September 2026 - 15:21 WIB

Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun

Selasa, 1 September 2026 - 15:16 WIB

Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan

Selasa, 1 September 2026 - 14:24 WIB

DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat

Berita Terbaru