Bio Farma dan POLTEKKES Kemenkes RI teken Nota Kesepahaman untuk Pengembangan Science Techno Park

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Direktur Produksi & Supply Chain Bio Farma, Sri Harsi Teteki dan Plt. Direktur Poltekkes Kemenkes RI Semarang, Sugiyanto pada sesi penandatanganan Kerjasama pengembangan Science Techno Park

Gambar : Direktur Produksi & Supply Chain Bio Farma, Sri Harsi Teteki dan Plt. Direktur Poltekkes Kemenkes RI Semarang, Sugiyanto pada sesi penandatanganan Kerjasama pengembangan Science Techno Park

Pekalongan (18/10) – Bio Farma, induk dari Holding BUMN Farmasi Bio Farma Group bersama dengan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes RI melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama yang bertujuan untuk pengembangan dan pemanfaatan Science Techno Park (STP) Poltekkes Kemenkes RI. Acara penandatanganan MoU ini berlangsung pada 18 Oktober 2025 di Gedung STP Poltekkes Kemenkes, Kabupaten Pekalongan.

Penandatanganan perjanjian ini dilakukan oleh Direktur Produksi & Supply Chain Bio Farma, Sri Harsi Teteki dan Plt. Direktur Poltekkes Kemenkes RI Semarang, Sugiyanto. Kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk mengembangkan kapasitas Sumber Daya Manusia, penelitian & pengembangan produk serta optimalisasi pemanfaatan sarana prasarana STP khususnya di bidang kesehatan.

Baca Juga :  Buka Kongres Ke-XVIII Muslimat NU, Presiden Prabowo Apresiasi Dedikasi Muslimat NU

Direktur Produksi & Supply Chain Bio Farma, Sri Harsi Teteki, mengatakan bahwa pengembangan STP Poltekkes ini diharapkan dapat menjadi tempat pengembangan murid dan pengajar Poltekkes dari seluruh Indonesia.

“Bio Farma sebagai mitra strategis dari Kementerian Kesehatan terus bergandengan tangan untuk memperjuangkan ketahanan kesehatan dalam negeri. Dengan momentum Kerjasama ini, kami harap STP Poltekkes Semarang ini dapat menjadi arena pembelajaran murid didik dan pengajar dari Poltekkes di seluruh Indonesia. Peran Bio Farma diharapkan bisa memenuhi gap kompetensi yang sering ditemukan antara hasil riset dengan komersialisasi produk.” Kata Sri.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Gelar ToT Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Tunarungu

Kegiatan penandatanganan perjanjian Kerjasama ini merupakan bagian dari kegiatan 2nd Science Techno Park Extravaganza yang diselenggarakan oleh Poltekkes Kemenkes RI Semarang di Kabupaten Pekalongan pada 16 – 18 Oktober 2025. Kegiatan 2nd Science Techno Park Extravaganza ini merupakan kegiatan nasional sebagai ajang kolaborasi strategis yang mempertemukan hasil-hasil penelitian dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) se-Indonesia dengan berbagai perusahaan hilirisasi.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun
Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan
DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat
Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam
KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi
21 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026, 18 Daerah Status Awas
Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis
Inggris dan Bandung Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero dan Ketahanan Iklim

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 15:21 WIB

Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun

Selasa, 1 September 2026 - 15:16 WIB

Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan

Selasa, 1 September 2026 - 14:24 WIB

DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 14:17 WIB

Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam

Selasa, 1 September 2026 - 14:10 WIB

KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi

Berita Terbaru