Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Capai 167 Orang, 14 Dinyatakan Meninggal

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Hingga Jumat (3/10) pukul 23.05 WIB, data terbaru korban ambruknya gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kabupaten Sidoarjo terus bertambah. Total korban tercatat 167 orang. Dari jumlah itu, 118 orang telah ditemukan, terdiri dari 103 orang selamat, 14 meninggal dunia, dan satu orang kembali ke rumah tanpa perlu perawatan medis lanjutan.

Dari korban selamat, 14 orang masih dirawat di rumah sakit, 89 sudah diperbolehkan pulang, dan satu pasien dirujuk ke rumah sakit di Mojokerto. Sementara itu, 49 orang lainnya berdasarkan absensi santri masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Baca Juga :  Liga 1 Persib Bandung VS Madura United Sabtu Ini 22 Februari 2025

Pada hari kelima operasi pencarian, delapan jenazah berhasil dievakuasi dari sejumlah titik reruntuhan. Rinciannya, dua korban ditemukan di sektor A2 (tempat wudhu) pada pukul 07.30 WIB dan 07.36 WIB, satu korban di sektor timur A2 pada pukul 10.17 WIB, satu korban di sektor A4 pada pukul 11.34 WIB, serta tiga korban di sektor A3 dan A1 antara pukul 14.00–17.30 WIB.

Baca Juga :  KKP Hentikan Kegiatan Pemagaran Laut Tanpa Izin di Tangerang

Basarnas bersama BPBD, TNI-Polri, PMI, Tagana, Damkar, dan relawan masih melanjutkan pencarian dengan sistem sektor (A1 hingga A4) untuk mempercepat evakuasi. Saat ini, fokus pembersihan puing dipusatkan pada sisi utara bangunan yang tidak lagi terintegrasi dengan struktur utama.

Proses evakuasi dilakukan 24 jam penuh. Bila ditemukan jenazah, tim pembersihan segera dibantu tim medis untuk penanganan lebih lanjut.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru