Yo Sakurga, Inovasi Digital untuk Kemandirian Ekonomi Keluarga Akseptor di Jawa Barat

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat, September 2025 – Upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga akseptor terus dilakukan oleh Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat. Salah satu langkah strategis adalah melalui aplikasi Yo Sakurga (Ayo Usaha Ekonomi Keluarga Akseptor), yang diharapkan dapat membantu kelompok UPPKA memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha mereka.

Sosialisasi aplikasi ini digelar secara daring pada Kamis, 11 September 2025, dibuka oleh Plh. Sekretaris Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Andina Dewi Lestari, dengan narasumber dari Direktorat Pemberdayaan Ekonomi Keluarga, Galuh Risyanti.

Dalam sambutannya, Andina menekankan bahwa pemanfaatan Yo Sakurga saat ini masih terbatas. Dari total 5.587 kelompok UPPKA, baru 49 kelompok yang terdaftar di aplikasi tersebut, sementara target Jawa Barat adalah 840 kelompok hingga akhir tahun 2025.

Baca Juga :  Masyarakat Padati Jalan dari Istana Merdeka ke Monas, Sambut Presiden Prabowo dalam Rangkaian Kebesaran HUT ke-80 TNI

“Yo Sakurga dikembangkan sebagai sarana digital untuk membantu kelompok UPPKA memasarkan produk melalui e-commerce dan media sosial, mengelola administrasi keuangan secara rapi dan aman, serta mengakses katalog produk UPPKA se-Indonesia. Harapannya, aplikasi ini bisa menjadi jembatan kebangkitan ekonomi keluarga di Jawa Barat,” ujar Andina.

Sementara itu, Galuh Risyanti menekankan bahwa Yo Sakurga juga mendukung tata kelola keuangan kelompok secara transparan.

Baca Juga :  Dinkes Jabar Terus Dorong KTR di Setiap Gedung

“Manfaat utama Yo Sakurga adalah mempermudah promosi produk, administrasi keuangan digital yang lebih aman, serta pengelolaan data anggota dan kegiatan kelompok secara efisien. Jika semua kelompok UPPKA terdaftar, akselerasi kemandirian ekonomi keluarga bisa berjalan lebih cepat,” jelas Galuh.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh sekitar 902 peserta daring. Dengan pemanfaatan Yo Sakurga, diharapkan semakin banyak kelompok UPPKA di Jawa Barat mampu berkembang, berdaya saing di era digital, serta memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan
Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas
IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat
Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional
SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026
Kemendikdasmen dan MD Entertainment Salurkan 2.500 Pasang Sepatu untuk Murid Terdampak Banjir di Aceh
Kemendikdasmen Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Melalui Pembentukan Pokja BSAN di Daerah
Mensesneg: Pergantian Pimpinan BGN Tidak Ganggu Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:33 WIB

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:54 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026

Berita Terbaru

NEWS

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:54 WIB