BKKBN Jabar Jajaki Kerja Sama dengan Pertamina Geothermal Kamojang untuk Program TAMASYA

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat menjajaki kerja sama strategis dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang dalam mendukung pelaksanaan Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Program ini digagas sebagai tindak lanjut nota kesepahaman antara Kemendukbangga/BKKBN dengan Kementerian Lingkungan Hidup.

Audiensi berlangsung pada Senin (22/9/2025) di Kantor Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat. Kepala Perwakilan BKKBN Jabar, Dadi Ahmad Roswandi, menegaskan bahwa TAMASYA merupakan salah satu Quick Win Program yang menekankan pengasuhan anak berbasis keluarga dengan dukungan multipihak.

Baca Juga :  Viral Keluhkan Jarak Mengajar Terlalu Jauh, Guru Nur Aini Resmi Diberhentikan dari ASN

“Kami berharap Pertamina Kamojang dapat menginisiasi pembentukan TAMASYA di wilayah Kabupaten Garut. Ini bisa menjadi TAMASYA pertama yang dibentuk oleh Pertamina dan menjadi contoh kolaborasi nyata antara dunia usaha dengan pemerintah,” ujar Dadi.

Manager SDM PT Pertamina Geothermal Kamojang, Hendrik Kurniawan, menyambut positif rencana tersebut. Ia menyampaikan bahwa sinergi akan diawali dengan penandatanganan perjanjian kerja sama. Pertamina Kamojang akan membina Taman Penitipan Anak (TPA) yang sudah ada melalui pendampingan 4 layanan utama TAMASYA, serta berupaya membentuk TPA baru guna memperluas jangkauan program.

Baca Juga :  Hari Bumi 22 April

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal kemitraan strategis antara Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat dengan Pertamina Geothermal Kamojang dalam upaya mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan kualitas keluarga di Jawa Barat. Salah satu indikator keberhasilan yang ditargetkan adalah meningkatnya Indeks Pengasuhan Anak Usia Dini melalui penguatan program TAMASYA.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi Capai Jakarta, Banten dan Jawa Barat, Warga Diminta Pakai Masker
Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya
Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau
Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:53 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi Capai Jakarta, Banten dan Jawa Barat, Warga Diminta Pakai Masker

Sabtu, 5 September 2026 - 17:37 WIB

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 15:16 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya

Sabtu, 5 September 2026 - 09:48 WIB

Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Berita Terbaru