Fakta Mengejutkan: Sayuran yang Lebih Baik Dimasak daripada Dimakan Mentah

- Jurnalis

Minggu, 14 September 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak orang mengira bahwa sayuran paling baik dikonsumsi mentah agar gizinya tidak hilang. Padahal, beberapa jenis sayuran justru lebih sehat ketika dimasak. Proses pemanasan bisa meningkatkan kadar zat gizi tertentu, mengurangi zat antinutrisi, bahkan membuat tubuh lebih mudah menyerap nutrien penting.

Berikut beberapa sayuran yang terbukti lebih bermanfaat setelah dimasak:

1. Tomat

  • Nutrisi unggulan: Likopen, vitamin C, kalium.
  • Apa yang terjadi saat dimasak:
    Memasak tomat meningkatkan kadar likopen, antioksidan yang berperan melindungi tubuh dari kerusakan sel, penyakit jantung, dan kanker. Walaupun vitamin C sedikit berkurang, manfaat likopen yang meningkat jauh lebih besar.
  • Cara terbaik: Direbus sebentar atau dibuat saus tomat rumahan dengan sedikit minyak zaitun agar penyerapan lebih optimal.

2. Wortel 🥕

  • Nutrisi unggulan: Beta-karoten (pro-vitamin A).
  • Apa yang terjadi saat dimasak:
    Pemanasan memecah dinding sel wortel sehingga tubuh lebih mudah menyerap beta-karoten. Nutrisi ini penting untuk kesehatan mata, sistem kekebalan tubuh, dan kulit.
  • Cara terbaik: Dikukus atau ditumis sebentar, jangan direbus terlalu lama agar tekstur dan rasa tetap terjaga.
Baca Juga :  Berat Badan vs Kecepatan Lari: Kalorimu Terbakar Berapa?

3. Bayam, Kale, dan Sayuran Hijau Gelap 🥬

  • Nutrisi unggulan: Zat besi, kalsium, vitamin K, folat.
  • Apa yang terjadi saat dimasak:
    Kandungan asam oksalat berkurang setelah dimasak. Zat ini biasanya mengikat kalsium dan zat besi sehingga sulit diserap tubuh. Dengan dimasak, mineral-mineral penting jadi lebih mudah dimanfaatkan.
  • Cara terbaik: Direbus sebentar, dikukus, atau ditumis dengan bawang putih untuk menambah rasa.

4. Jamur 🍄

  • Nutrisi unggulan: Ergothioneine, vitamin B, mineral.
  • Apa yang terjadi saat dimasak:
    Proses pemanasan meningkatkan kadar antioksidan seperti ergothioneine, yang berperan melawan radikal bebas. Selain itu, jamur matang lebih mudah dicerna.
  • Cara terbaik: Ditumis ringan atau dipanggang, hindari minyak berlebihan.

5. Asparagus 🌿

  • Nutrisi unggulan: Vitamin A, C, E, folat, ferulic acid.
  • Apa yang terjadi saat dimasak:
    Antioksidan seperti ferulic acid dan indole meningkat setelah pemanasan, sehingga manfaatnya untuk kesehatan sel semakin kuat.
  • Cara terbaik: Dikukus sebentar agar tekstur tetap renyah.
Baca Juga :  Manfaat Lemon Tea Untuk Kesehatan Tubuh

6. Brokoli dan Kubis 🥦

  • Nutrisi unggulan: Sulforaphane, vitamin C, serat.
  • Apa yang terjadi saat dimasak:
    Mengukus dalam waktu singkat membantu menjaga enzim myrosinase yang penting untuk pembentukan sulforaphane (senyawa antikanker). Namun, perebusan lama justru membuat enzim ini hilang.
  • Cara terbaik: Kukus cepat 3–5 menit atau tumis sebentar.

Tips Memasak Supaya Gizi Tetap Terjaga

  1. Pilih metode kukus atau tumis cepat dibanding merebus lama.
  2. Gunakan sedikit minyak sehat (zaitun, kelapa, kanola) agar vitamin larut lemak lebih mudah diserap.
  3. Hindari suhu terlalu tinggi yang bisa merusak vitamin larut air (misalnya vitamin C).

Kesimpulan

Tidak semua sayuran terbaik dimakan mentah. Tomat, wortel, bayam, jamur, asparagus, hingga brokoli lebih kaya manfaat jika dimasak dengan cara yang tepat. Kuncinya adalah memilih metode memasak yang tidak terlalu lama dan menggunakan sedikit minyak sehat, sehingga nutrisi tetap maksimal.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awas Siomay Ikan Sapu-Sapu, Kenali Ciri, Perbedaan dengan Tenggiri, dan Risikonya
Manfaat Buah Manggis untuk Kesehatan, Ini Penyakit yang Dapat Dibantu Penyembuhannya
Studi Terbaru Ungkap Jus Jeruk Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung
Daftar 7 Ikan Bermerkuri Tinggi, Berbahaya bagi Ibu Hamil dan Anak
Gula Darah di Atas 500 mg/dL, Waspada Risiko Koma Diabetik yang Mengancam Nyawa
4 Jus Penurun Gula Darah Alami, Tomat hingga Plum untuk Diabetes
Manfaat Tak Terduga Semangka untuk Kesehatan Tubuh, Nomor 5 Jarang Diketahui
5 Kebiasaan Sehari-hari yang Memicu Osteoporosis, Waspadai Sejak Dini

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:19 WIB

Awas Siomay Ikan Sapu-Sapu, Kenali Ciri, Perbedaan dengan Tenggiri, dan Risikonya

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:05 WIB

Manfaat Buah Manggis untuk Kesehatan, Ini Penyakit yang Dapat Dibantu Penyembuhannya

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:22 WIB

Studi Terbaru Ungkap Jus Jeruk Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

Senin, 19 Januari 2026 - 15:06 WIB

Daftar 7 Ikan Bermerkuri Tinggi, Berbahaya bagi Ibu Hamil dan Anak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:21 WIB

Gula Darah di Atas 500 mg/dL, Waspada Risiko Koma Diabetik yang Mengancam Nyawa

Berita Terbaru