Pemkot Cimahi Fasilitasi Hunian Rusunawa Untuk Keluarga Yang Tinggal Puluhan Jiwa Di Citeureup

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 September 2024 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI.- Pemerintah Kota Cimahi memfasilitasi 5 unit di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Leuwigajah bagi keluarga yang menempati satu rumah dengan puluhan jiwa di Kampung Cisurupan RT 2 RW 7 Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi. Hal itu bagian dari penanganan permasalahan hunian keluarga yang tinggal dalam rumah petak tersebut.

Penyerahan kunci unit rusunawa dilakukan Kepala Dinas Sosial Kota Cimahi Ahmad Saefullah kepada 5 Keluarga (18 jiwa) dari RW 07 RT 02 Kelurahan Citeureup. Acara penyerahan kunci disaksikan oKelurahan Citeureup, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cimahi, dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rusunawa.

Sebelumnya, BAZNAS Kota Cimahi turut menyerahkan bantuan peralatan dapur dan kasur gulung. Dinsos Kota Cimahi juga memberikan bantuan peralatan rumah tangga, makanan siap saji, makanan instan, pakaian, dan makanan anak-anak. Sentra Abiyoso Kementerian Sosial RI juga telah membantu keluarga tersebut dalam meningkatkan keberfungsian sosial.

Baca Juga :  Rumah Eko Patrio Dijarah Massa: Dari Kulkas, Karpet, hingga Kucing Peliharaan

Kepala Dinsos Kota Cimahi Ahmad Saefulloh mengatakan, Pemerintah Kota Cimahi memindahkan warga yang tinggal dalam rumah petak di Citeureup tersebut sebagai bagian dari penanganan permasalahan sosial. “Rumah tersebut dihuni 18 KK dengan 46 jiwa. Hasil pendataan rumah tersebut hanya dihuni oleh 9 keluarga, sedangkan 9 keluarga lainnya tidak tinggal di lokasi tersebut namun masih tercatat dalam Kartu Keluarga,” ujarnya.

Pihaknya berharap keluarga penerima relokasi segera  beradaptasi dengan lingkungan baru. “Agar bisa beradaptasi dengan lingkungan baru. Ikut menjaga ketertiban, keindahan, dan keamanan di wilayah rusunawa,” ucapnya.

Kebijakan relokasi merupakan alternatif solusi dari Pemkot Cimahi yang digagas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi dan ditindaklanjuti UPTD Rusunawa. Kelurahan Citeureup juga ikut memantau proses relokasi melalui pendekatan RW dan RT setempat. Serta memfasilitasi pertemuan antar pihak untuk memecahkan permasalahan hunian.

Baca Juga :  Menerapakan Transformasi Digital: Bio Farma Raih Penghargaan Kategori "Cost Optimization" pada Ajang Fordigi Summit 2024

“Pekerja sosial Kelurahan Citeureup juga menyampaikan informasi terbaru mengenai perkembangan proses relokasi dan memfasilitasi akses kebutuhan keluarga dibantu oleh Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Kelurahan Citeureup dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Cimahi Utara,” jelasnya.

Menurut Ahmad, keluarga tersebut terlihat senang saat mulai menempati rusunawa. Anak-anak langsung mencoba taman bermain di halaman depan, menandakan semangat dan kebahagiaan atas tempat tinggal baru.

“Mereka berharap dapat mewujudkan cita-cita dan harapan yang lebih baik di lingkungan yang baru,” ucapnya.

Selain itu, pemantauan akan terus dilakukan oleh pekerja sosial profesional di Kelurahan Leuwigajah sesuai wilayah kerjanya. “Apabila keluarga-keluarga yang baru relokasi tersebut mempunyai permasalahan sosial, maka mereka bisa mendatangi pusat kesejahteraan sosial di Kelurahan Leuwigajah,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya
Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau
Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:37 WIB

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 15:16 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya

Sabtu, 5 September 2026 - 09:48 WIB

Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Jumat, 4 September 2026 - 05:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M

Berita Terbaru