3 Investor Besar Incar Persib Bandung, Backing Bayern Munchen & Manchester City, Transfer Mewah Menyusul?

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Persib Bandung kembali menjadi sorotan dunia sepak bola nasional dan internasional. Usai resmi mengumumkan perpisahan dengan Gudang Garam yang telah terjalin selama delapan musim, klub berjuluk Maung Bandung itu dikabarkan sukses mengamankan satu perusahaan raksasa Indonesia sebagai mitra strategis baru.

Dilansir TribunWow.com, Persib Bandung disebut-sebut telah menjalin kerja sama dengan Unilever, meski hingga kini belum diumumkan secara resmi ke publik. Bahkan, kabar yang beredar menyebutkan sudah terjadi penandatanganan kerja sama antara kedua belah pihak.

Dalam dokumen yang beredar, Persib Bandung diwakili oleh CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Glenn Sugita serta Deputy CEO PBB sekaligus Direktur Olahraga Persib, Adhitia Putra Herawan.

Masuknya Unilever dinilai semakin memperkuat fondasi finansial Persib Bandung, yang dalam beberapa musim terakhir memang menunjukkan tren performa positif, baik di level domestik maupun Asia.

Baca Juga :  Mampu Jaga Kinerja, bank bjb Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Award 2024

Tiga Investor Global Intai Saham Persib

Tak hanya Unilever, Persib Bandung juga dikabarkan tengah dilirik tiga perusahaan raksasa dunia yang tertarik menanamkan modal melalui skema sponsor, kolaborasi strategis, hingga pembelian saham.

Dua di antaranya merupakan nama besar yang dikenal sebagai backing finansial klub elite Eropa, yakni Allianz (Jerman) yang identik dengan Bayern Munchen, serta City Football Group (CFG), perusahaan global pemilik Manchester City.

Sementara satu perusahaan lainnya adalah Forestle, pemilik platform e-commerce Shopee sekaligus klub raksasa Singapura Lion City Sailors.

Kabar ketertarikan Allianz sebelumnya sempat dibenarkan oleh Adhitia Putra Herawan pada April 2025 lalu.

“Persib memastikan, semua proses komunikasi dengan sejumlah perusahaan tersebut, termasuk Allianz, masih dalam tahap penjajakan dan proses negosiasi terus berjalan,” ujar Adhitia dalam program Sapa Jabar di kanal YouTube Kompas TV, Kamis (10/4/2025).

Performa Persib Jadi Daya Tarik Investor

Informasi terbaru mengenai masuknya kembali tiga investor besar tersebut turut diungkap akun Instagram basis pendukung Persib, @tribunebobotoh.

Baca Juga :  Anggota DPR: Kalau Whoosh Investasi Sosial, Siapa yang Bertanggung Jawab atas Kerugiannya?

Dalam unggahannya disebutkan bahwa performa impresif Persib Bandung di Liga 1 Indonesia dan AFC Champions League Two (ACL 2) membuat klub ini menarik perhatian pelaku industri sepak bola global.

“Setelah sukses besar di kompetisi domestik dan Asia, Persib kini didekati investor raksasa dari Eropa, Timur Tengah, hingga Asia Tenggara,” tulis akun tersebut.

Ketertarikan investor-investor kelas dunia ini pun memunculkan spekulasi baru di kalangan Bobotoh, termasuk kemungkinan hadirnya transfer pemain mewah jika suntikan dana benar-benar terealisasi.

Namun demikian, manajemen Persib Bandung hingga kini menegaskan bahwa seluruh proses masih berada pada tahap komunikasi dan penjajakan, serta belum ada keputusan final yang diumumkan secara resmi.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau
Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026
Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun
Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan
DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat
Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam
KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi
21 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026, 18 Daerah Status Awas

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:30 WIB

KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau

Selasa, 1 September 2026 - 16:25 WIB

Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026

Selasa, 1 September 2026 - 15:21 WIB

Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun

Selasa, 1 September 2026 - 15:16 WIB

Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan

Selasa, 1 September 2026 - 14:24 WIB

DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat

Berita Terbaru