Upaya memanfaatkan bonus demografi terus diperkuat di Kabupaten Bogor dengan pendekatan inklusif lintas usia. Salah satunya melalui Wisuda Sekolah Lansia Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2025, yang meluluskan 222 peserta lanjut usia (lansia). Kegiatan ini digelar di Gedung Auditorium Pemerintah Kabupaten Bogor, Rabu (17/12/2025).
Momentum wisuda tersebut menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak berhenti pada usia produktif semata, melainkan mencakup seluruh siklus kehidupan, termasuk kelompok lansia. Dalam konteks bonus demografi, lansia tidak lagi dipandang sebagai beban pembangunan, melainkan aset sosial yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga dan harmoni sosial.
Melalui Program Sekolah Lansia, para peserta dibekali beragam pengetahuan dan keterampilan, mulai dari edukasi kesehatan fisik dan mental, penguatan kemandirian, hingga peningkatan peran sosial di lingkungan keluarga dan masyarakat. Program ini mendorong lansia agar tetap aktif, sehat, produktif, dan berdaya, sejalan dengan konsep active ageing.
Lansia yang mandiri dan sehat dinilai mampu berkontribusi positif dalam mendukung stabilitas keluarga, menjadi teladan lintas generasi, serta menjaga keseimbangan sosial di tengah dinamika perubahan demografi.
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Indonesia Ramah Lansia (IRL), yang terus memperkuat komitmen menjadikan Kabupaten Bogor sebagai wilayah yang Istimewa dan Gemilang, sekaligus semakin ramah lansia.
Ke depan, program Sekolah Lansia diharapkan dapat diperluas jangkauannya agar semakin banyak lansia memperoleh akses pembelajaran, pendampingan, dan ruang aktualisasi diri dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.


























