Vasektomi Wujud Kesetaraan Gender dalam Ber-KB

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Keluarga berencana (KB) selama ini identik dengan perempuan. Padahal, pria juga memiliki tanggung jawab yang sama dalam pengendalian penduduk dan membangun keluarga berkualitas. Nah, vasektomi atau KB pria melalui metode operasi pria (MOP) merupakan wujud keseteraan gender dalam ber-KB.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat Siska Gerfianti mengajak para suami untuk berbagi peran secara optimal di dalam keluarga. Salah satunya dengan bersedia menjadi peserta KB pria melalui vasektomi. Hari Vasektomi, ungkap Siska, merupakan momen penting untuk menyampaikan pesan bahwa tanggung jawab dalam merencanakan keluarga bukan hanya tanggung jawab perempuan.

“Vasektomi merupakan kesetaraan gender dalam ber-KB. Vasektomi memberikan kesempatan bagi para suami untuk turut aktif dalam upaya peningkatan kesehatan dan kualitas hidup keluarga,” tegas Siska saat menutup kegiatan Webinar Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) dalam rangka Hari Vasektomi Sedunia 2024 di Prime Park Hotel Bandung, Senin 18 November 2024.

Dokter spesialis layanan primer yang akrab disapa Dok Sis ini mengingatkan, sebagai salah satu wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Jawa Barat menghadapi tantangan dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Hasil Sensus Penduduk 2020 menunjukkan jumlah penduduk Jawa Barat pada 2023 mencapai 50,02 juta jiwa atau sekitar 17,82 persen dari total penduduk Indonesia.

“Program KB merupakan salah satu upaya penting dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Melalui program KB diharapkan perencanaan yang lebih baik dalam memiliki anak, mengatur jarak kelahiran, dan menjaga kesehatan reproduksi,” ungkap Dok Sis.

Baca Juga :  BKKBN Apresiasi Daerah Berprestasi, Jawa Barat Raih Dua Penghargaan Program KB 2025

Sejalan dengan visi dan misi pembangunan Jawa Barat, khususnya pada sasaran strategis 2024-2026, salah satu target yang harus dicapai adalah penurunan angka fertilitas total atau total fertility rate (TFR) menjadi 2,05 pada 2026. Selain itu, prevalensi stunting di Jawa Barat masih menjadi tantangan besar. Pemerintah menargetkan prevalensi stunting bisa ditekan menjadi 14 persen pada 2024, sementara prevalensi Jawa Barat pada 2023 masih berada pada angka 21,7 persen.

Di bagian lain, Dok Sis menyampaikan selamat kepada para pemenang Lomba Konten KBKR dan Stopan Jabar Tingkat Provinsi Jawa Barat 2024. Bagi Dok Sis, karya-karya yang telah dihasilkan tidak hanya merupakan bentuk kreativitas, tetapi juga kontribusi nyata dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.

“Saya harap penghargaan ini dapat memotivasi kita semua untuk terus berperan aktif dalam menyukseskan program KB. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Saya harap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para pria, untuk lebih aktif dalam program KB. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, kita dapat bersama-sama mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera, sesuai dengan visi Provinsi Jawa Barat yang mandiri, unggul, dan berkelanjutan,” Dok Sis mengakhiri.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga DP3AKB Jawa Barat Iin Indasari mengungkapkan, webinar KBKR dalam rangka Hari Vasektomi 2024 dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesetaraan gender dalam program KB. Tujuan lainnya adalah mempromosikan vasektomi sebagai metode kontrasepsi yang efektif dan aman.

Baca Juga :  Pesawat Jatuh di Bandara London, Saksi Mata Ceritakan Detik-detik Kejadian

“Kami di DP3AKB Jawa Barat terus mendorong berbagai pihak untuk mendukung peningkatan kesertaan ber-KB. Terutama bagi pasangan usia subur di bawah 19 tahun guna mendukung pencapaian target angka kelahiran usia remaja perempuan (ASFR) 15-19, TFR, dan penurunan prevalensi stunting di Jawa Barat,” ungkap Iin.

Iin menjelaskan, webinar Hari Vasektomi Sedunia dirangkaikan dengan penyerahan hadiah Lomba Konten KBKR dan Stopan Jabar Tingkat Provinsi Jawa Barat 2024. Kegiatan mengusung tema “Vasektomi: Kontrasepsi Pria untuk Keluarga Sehat dan Berkualitas”. Tema ini mencerminkan pentingnya peran pria dalam mendukung kesehatan keluarga melalui partisipasi aktif dalam program KB.

Kegiatan melibatkan perangkat daerah kabupaten dan kota pengampu urusan pengendalian penduduk dan keluarga berencana di Jawa Barat, Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, dan para penyuluh lapangan KB dan ketahanan keluarga. Turut hadir pemenang dan 10 peserta terbaik Lomba Konten Publikasi KIE KBKR Tingkat Provinsi Jawa Barat 2024.

Webinar menghadirkan narasumber dr. Ricky Adriansyah, SpU(K), FICS dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) Provinsi Jawa Barat, Nina Farida Aryani dari Pengurus Daerah IBI Provinsi Jawa Barat, dan dr. Dinda Aquarini, M.K.M. dari Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat. Diskusi dipandu Ketua Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Jawa Barat Najip Hendra SP.(N)

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru