TPID Kota Bandung Rancang Strategi Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Pasokan Pangan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Agustus 2024 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bandung menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk merencanakan strategi pengendalian inflasi dan menahan tantangan dampak gangguan ekonomi makro dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di Kota Bandung terutama menjelang menjelang Pilkada Serentak di di Hotel Mercure Lengkong (20/8/2024).

Pj Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dharmawan mengatakan, pengendalian inflasi Kota Bandung sampai saat ini sudah sesuai.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi Kota Nandung pada bulan Juli 2024 sebesar 1,91 (year on year), dan 0,01 (month to Month). Sedangkan untuk year to date angkanya 1,09. Capaian ini masih dalam rentang target provinsi dan nasional yaitu 2,5 plus minus satu.

Pemda Kota Bandung juga mendapat penghargaan dalam acara Bapanas Award 2024 sebagai kota peraih juara pertama dalam inovasi Gerakan Pangan Murah yaitu GPM On the Road dan Kota dengan Kinerja Pengendalian Inflasi Terbaik.

Baca Juga :  Presiden dan Mentan Amran di Lampung Barat, Pacu Produksi Kopi dan Peningkatan Kesejahteraan Petani

Namun masih terdapat faktor-faktor lain yang perlu menjadi perhatian seperti fluktuasi harga pangan, situasi politik jelang pilkada serentak, biaya transportasi dan komoditas lainnya, yang berpengaruh signifikan terhadap inflasi di Kota Bandung.

“Perlu langkah-langkah konkret yang harus diambil untuk menstabilkan harga dan memastikan akses ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat,” katanya saat membuka FGD tersebut.

Ia meminta TPID agar mengimplementasikan berbagai kebijakan dan strategi program. Di antaranya, penguatan sistem pertanian lokal (buruan sae), pengembangan infrastruktur pasar (renovasi pasar modern), pengamanan jaringan sosial, kebijakan publik yang komprehensif, serta kemitraan dengan berbagai pihak terutama kerja sama antar daerah agar lebih konkrit sesuai komoditas yang selalu menjadi andil inflasi

Baca Juga :  Gerakan #Rukun sama teman: Membangun Sekolah Aman dan Nyaman

Selain itu, TPID juga secara berkala mengumpulkan data dan evaluasi harga serta stok komoditas dalam Bandung Comodity Dashboard.

“Lakukan pemutakhiran secara berkala. Juga koordinasi dan sinergisitas antar OPD perlu terus ditingkatkan dalam merealisasikan program atau kegiatan yang telah direncanakan dalam roadmap pengendalian inflasi,” ujarnya.

Dharmawan berharap melalui diskusi dan kolaborasi yang terjalin dapat menemukan strategi-strategi yang efektif dalam menghadapi tantangan ekonomi makro.

“Semoga hasil dari FGD ini dapat menjadi pijakan yang kokoh dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di Kota Bandung,” ungkapnya.

“Dengan komitmen bersama, kita dapat melakukan segala tantangan dan memastikan daya beli masyarakat Kota Bandung tetap terjaga,” imbuhnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih Dua Penghargaan Reputasi Perusahaan 2026
Andi Amran Sulaiman Raih Skor Kinerja Tertinggi Menteri Kabinet Merah Putih
15 Talenta Terbaik LDI 2026 Disiapkan Menuju Panggung Internasional
Kemendikdasmen Buka Beasiswa S1/D4 untuk 32.828 Guru di Indonesia
BI Ungkap Alasan Terbitkan Kartu Kredit Indonesia, Jadi Buffer Konsumsi Rakyat
Mentan Amran Sebut 90 Persen Beras Fortifikasi Bermasalah, KFI Soroti Pengawasan
Presiden Prabowo Imbau Warga Jakarta, Banten dan Lampung Waspada Gunung Anak Krakatau
Bandara Kertajati Jadi Alternatif Usai 8 Bandara Ditutup Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:45 WIB

Bio Farma Raih Dua Penghargaan Reputasi Perusahaan 2026

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Andi Amran Sulaiman Raih Skor Kinerja Tertinggi Menteri Kabinet Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 07:24 WIB

15 Talenta Terbaik LDI 2026 Disiapkan Menuju Panggung Internasional

Selasa, 8 September 2026 - 08:41 WIB

Kemendikdasmen Buka Beasiswa S1/D4 untuk 32.828 Guru di Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 14:38 WIB

Mentan Amran Sebut 90 Persen Beras Fortifikasi Bermasalah, KFI Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

Opini

Desil oh Desil

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:39 WIB

NEWS

Bio Farma Raih Dua Penghargaan Reputasi Perusahaan 2026

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:45 WIB