TINGKATKAN KEKOMPAKAN DAN SINERGITAS KINERJA, JAJARAN ASN KEMENDUKBANGGA/BKKBN RETREAT DI SESKO AD

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndinesia — Menindaklanjuti retreat yang dilakukan Kabinet Merah Putih bersama Presiden dan Wakil Presiden di awal pemerintahan baru, jajaran ASN di lingkungan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, melakukan kegiatan serupa.

Retreat yang dipusatkan di area Sekolah Komando Angkatan Darat (Sesko AD), Kota Bandung, Jawa Barat, itu berlangsung dari 17–19 Januari 2025. Oleh Menteri Kependudukan/Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd, retreat ini diharapkan menjadi media untuk meningkatkan kekompakkan dan sinergitas kinerja di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN.

“Saya sangat merasakan manfaat positif ketika retreat bersama para menteri Kabinet Merah Putih beberapa waktu lalu. Untuk itu saya mengadakan retreat serupa khusus di kalangan jajaran saya,” ungkap menteri Wihaji.

Dengan mengusung tema Pengembangan ASN Kemendukbangga/BKKBN: “Retreat Flower Bee Honey”, diharapkan retreat ini menjadi wahana jajaran Kemendukbangga/BKKBN dalam mengakselerasi pelaksanaan 5 program Quick Win kementerian.

Kelima program tersebut adalah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Gerakan Ayah Teladan (Gate), Taman Asuh Anak (Tamasya), AI Super Apps tentang Keluarga, dan Lansia Berdaya.

Dalam retreat tersebut, menteri Wihaji didampingi Wakil Mendukbangga/Wakil Kepala BKKBN, Isyana Bagoes Oka, dan Pejabat Tinggi Madya dan Pratama, dan jajaran ASN Kemendukbangga/BKKBN. Mereka akan mengikuti serangkaian kegiatan selama tiga hari di kawah Candradimuka Sesko AD.

Selain diisi pembekalan isu-isu program kependudukan dan pembangunan keluarga, para peserta juga diwajibkan mengikuti kegiatan baris berbasis, olahraga hingga latihan menembak dengan menggunakan pistol.

Baris berbasis bertujuan meningkatkan kekompakan
dan kedisiplinan. Sementara menembak dimaksudkan untuk meningkatkan kemahiran olah raga dalam membidik ketepatan dan kecermatan pada sasaran.

Baca Juga :  Komisi III Dorong Masukan KY dalam Penyusunan RUU KUHAP

● Flower Bee Honey

Lebih penting dari itu semua adalah filosofi “Flower Bee Honey” yang diusung oleh Menteri Wihaji dan menjadi landasan kinerja ASN Kemendukbangga/BKKBN dalam akselerasi pelaksanaan program.

“Intinya, Flower mencerminkan profesionalisme dan pelayanan terbaik; Bee melambangkan kolaborasi, sinergi, dan integritas; sementara Honey merepresentasikan hasil kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat,” jelas menteri Wihaji.

Filosofi ini lahir bertolak dari terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024, di mana Presiden Prabowo Subianto meningkatkan nomenklatur BKKBN menjadi kementerian baru dengan nama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

Peningkatan nomenklatur kementerian ini membutuhkan transformasi kelembagaan dan spirit kerja bagi segenap keluarga besar Kemendukbangga/BKKBN).
Menteri Kemendukbangga pun mengembangkan proses transformasi ini dalam filosofi “Flower, Bee, and Honey”, yang masing-masing memiliki makna.

Flower/Bunga memiliki arti:
• Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN bertransformasi menjadi institusi yang lebih baik, professional, dan modern dengan memberikan pelayanan terindah dan terbaik kepada Masyarakat.
• Seluruh pegawai (dan setiap level unit) harus bekerja secara maksimal sehingga menghasilkan produk/layanan yang terbaik, teratur, rapi, modern, menyenangkan bagi pengguna, mitra, atasan, rekan kerja, dan masyarakat.
• Seluruh pegawai harus bekerja secara professional, kreatif, inovatif, responsive, dan mampu memecahkan masalah secara mandiri.
• Semua pegawai harus menghindari kerja yang asal-asalan, sekedar menjalankan rutinitas, atau sekedar asal bapak senang.
• Sedapat mungkin setiap proses dan hasil kerja harus dapat disejajarkan dengan standar internasional dengan cara mencari referensi, lesson learnt, best practices, dan kemudian menyetarakannya dengan standar global di bidang yang serupa.
• Setiap produk/layanan terbuka menerima kritik / masukan dari manapun untuk perbaikan dan penyempurnaan.

Baca Juga :  bank bjb Raih Dua Penghargaan Transparansi dan Penurunan Emisi Korporasi Terbaik 2024

Bee/Lebah memiliki arti:
• Kemendukbangga/BKKBN siap berkolaborasi dan bersinergi bersama Kementerian/Lembaga serta mitra kerjasama lain dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
• Segenap pegawai Kemendukbangga harus berperan dalam mensosialisasikan, memberitakan, menceritakan, dan menyebarluaskan kebijakan, layanan, dan informasi yang dimiliki kementrian untuk kemanfaatan seluas mungkin Masyarakat.
• Segenap pegawai wajib melayani masyarakat dengan spirit pelayanan terbaik. Pada front level, pegawai harus membiasakan 3 S: Senyum, Sapa, dan Salam. Pegawai menempatkan kepentingan publik di atas segala-galanya. Pegawai juga harus berintegritas, menghindari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
• Pada level manajerial, pimpinan harus dapat mengembangkan kinerja yang memiliki visi (arah kebijakan yang jelas), memotivasi dan menginspirasi, mengembangkan komunikasi yang baik, berempati kepada bawahan, dan berintegritas.
• Keberhasilan dari program kerja Kementerian Kependudukan dapat menjadi contoh bagi Kementerian/Lembaga lain.

Honey/Madu memiliki arti:
• Kemendukbangga/BKKBN hadir dengan program-program yang tepat sasaran dan bermanfaat untuk pembangunan bangsa Indonesia yang semakin unggul di masa-masa mendatang.
• Setiap pegawai harus mengupayakan Tingkat kepuasan masyarakat pada tingkat yang tertinggi pada setiap aspek kinerja dan layanan.
• Setiap pegawai pada level individu, unit, dan kementerian harus menetapkan parameter capaian prestasi di setiap kurun waktu: harian, mingguan, bulanan, dan tahunan.
• Prestasi adalah suatu pengakuan/penghargaan dari orang lain atau institusi lain terkait dengan kinerja yang dilakukan.
• Puncak dari proses kerja Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yaitu hasil atau prestasi yang akan diperoleh oleh Kemendukbangga/BKKBN.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru