Sekda Herman Suryatman Dorong BPR Daerah Cepat Lakukan Perubahan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Desember 2024 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menghadiri Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Milik Pemerintah Daerah (Perbamida) di Hotel El Royale, Kota Bandung, Kamis (19/12/2024).

Dalam sambutannya Herman mengatakan bahwa Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Daerah saat ini perlu memberikan barang dan jasa terbaik untuk masyarakat.

“Dalam hal ini memberikan kredit fasilitasi ke masyarakat harus ada jaminan bahwa jasa yang diberikan kompetitif,” kata Herman.

Tak hanya jasa yang perlu ditingkatkan, akan tetapi juga pada mekanisme dalam pengkreditan agar tidak kalah dengan pinjaman online (pinjol).

“Bukan hanya jasanya, tapi juga mekanismenya karena kelebihan bank emok (pinjol) itu masyarakat belum meminta, bank emok sudah bicara (memberi kredit),” kata Herman.

Baca Juga :  Wamenkominfo Dorong Komite Independen Profesional dan Transparan

Menurutnya, BPR Daerah memiliki jasa yang lebih baik dari pinjol, akan tetapi dari segi pelayanan kurang cepat dan akhirnya banyak ditinggalkan masyarakat.

“Itulah yang membuat bank emok (pinjol) marak karena pelayanan cepat, padahal jasanya mencekik,” katanya.

“Ini saya kira perlu didiskusikan dengan Kemendagri dan OJK, jangan sampai kalah cepat dengan bank emok (pinjol),” tutur Herman.

Memberi dividen

Selain itu, Herman mengatakan, BPR Daerah perlu memberikan dividen untuk pemda karena BPR merupakan lembaga usaha.

Baca Juga :  PANTAU KB 2026 Resmi Dimulai, Mendukbangga Wihaji Kick Off Pelayanan KB Serentak di 9 Daerah Jawa Barat

“BPR Daerah merupakan lembaga usaha bukan dinas sosial, berikan dividen kepada pemerintah daerah. Pemda akan memberikan atensi pada saat Bapak Ibu tidak bisa membuktikan prestasi, salah satunya dividen,” lanjut Herman.

Ia pun menambahkan bahwa BPR Daerah merupakan perusahaan milik negara dan milik rakyat sehingga saat ini rakyat menunggu kinerja terbaik dari BPR Daerah.

“Ini perusahaan milik negara, milik rakyat dan rakyat menunggu kiprahnya. Jangan lupa, BUMD harus cepat melakukan perubahan,” tegasnya.

“Makanya ini momentum yang baik. Kita berkumpul di sini, pulang dari sini langsung melakukan perubahan di semua area,” pesan Herman.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru