Rumah Eko Patrio Dijarah Massa: Dari Kulkas, Karpet, hingga Kucing Peliharaan

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, KlopakIndonesia.com – Gelombang amarah massa kembali pecah di Jakarta. Setelah rumah Ahmad Sahroni dijarah, kini giliran kediaman anggota DPR RI sekaligus komedian Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio yang menjadi sasaran. Aksi penjarahan terjadi pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025, di Jalan Karang Asem I, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Ratusan Massa Serbu Rumah

Menurut laporan warga, sejak malam hari massa berkumpul di sekitar kediaman Eko. Jumlah mereka terus bertambah hingga mencapai ratusan orang. Aparat TNI sempat hadir di lokasi sekitar pukul 21.40 WIB, namun tidak mampu menahan desakan massa yang akhirnya menerobos masuk ke rumah mewah tersebut.

Pagar rumah berhasil dijebol, kaca jendela pecah, dan massa langsung mengacak-acak isi rumah. Saksi mata menyebut aksi berlangsung cepat, disertai teriakan-teriakan kemarahan yang diarahkan kepada Eko Patrio.

Baca Juga :  Sebanyak 338 Talenta Vokasi Jenjang SMA/MA dan SMK Unjuk Kebolehan Berwirausaha dalam FIKSI 2024

Barang-Barang Dijarah

Berdasarkan pantauan dan rekaman video warga, sejumlah barang yang raib dari rumah Eko antara lain:

  • Peralatan elektronik: kulkas, televisi, hingga dispenser.
  • Perabot rumah: karpet, lampu, kursi, meja, dan hiasan dinding.
  • Barang pribadi: pakaian, koper, sepatu, guling, hingga bantal.
  • Hewan peliharaan: beberapa ekor kucing milik keluarga Eko ikut dibawa massa.

Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah, meski angka pastinya belum diumumkan pihak keluarga.

Latar Belakang Kemarahan Massa

Aksi ini tak lepas dari gelombang unjuk rasa besar yang dipicu kematian pengemudi ojek online Affan Kurniawan. Publik marah atas insiden itu dan meluas ke sentimen terhadap sejumlah anggota DPR yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

Eko Patrio sendiri sebelumnya menuai kecaman setelah video jogetnya di sidang tahunan DPR serta parodi-parodi politiknya viral. Bagi sebagian masyarakat, sikap itu dianggap tidak memiliki empati terhadap penderitaan rakyat.

Baca Juga :  Rumah Pompa De'Marrakesh Beroperasi, Bantu Kurangi Risiko Banjir

Permintaan Maaf Eko Patrio

Usai insiden, Eko Patrio muncul melalui akun Instagram pribadinya bersama rekannya, Pasha Ungu. Ia menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada publik, mengakui kesalahannya, dan berharap situasi bisa mereda.

Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait jumlah pelaku yang berhasil diamankan. Pengamanan tambahan masih dilakukan di kawasan Setiabudi untuk mencegah kerusuhan susulan.

Fenomena Menyasar Rumah Politisi

Penjarahan rumah Eko Patrio menambah daftar rumah politisi yang menjadi sasaran amarah massa. Sebelumnya rumah Ahmad Sahroni dijarah, dan rumah Uya Kuya juga tak luput dari serbuan. Fenomena ini menunjukkan ketegangan sosial-politik yang kian memanas, di tengah krisis kepercayaan publik terhadap elit politik.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru