Prabowo Tegaskan Transformasi Bangsa, Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Indonesia Sejahtera

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memaparkan arah besar pembangunan nasional melalui strategi transformasi bangsa yang bertujuan mewujudkan Indonesia sebagai negara maju dan modern, dengan tolok ukur utama peningkatan kualitas hidup seluruh rakyat.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan arahan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak semata-mata mengejar status sebagai negara berpendapatan tinggi, melainkan memastikan seluruh rakyat Indonesia hidup layak dan sejahtera.

“Kita tidak bermimpi untuk menjadi high income country. Kita tidak bermimpi kita mau hidup seperti Norwegia atau Kanada. Kita hanya mau supaya semua rakyat kita hidup, kualitas hidupnya baik. Artinya, makan harus cukup sehat, kesehatannya harus dijamin, anak-anaknya harus sekolah dengan baik, dan punya penghasilan yang cukup,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menjelaskan bahwa strategi transformasi bangsa dijalankan melalui delapan misi Asta Cita, didukung oleh 17 program prioritas, serta sejumlah program hasil terbaik cepat (quick wins) yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Turunkan Stunting di Sukabumi, Kemendukbangga Lakukan Bedah Rumah dan Intervensi Gizi

Dalam kerangka besar tersebut, Presiden menempatkan swasembada pangan dan swasembada energi sebagai pilar utama yang tidak dapat ditawar.

“Fondasi pertama kita, mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus swasembada pangan. Tidak ada alternatif. Kalau kita mau merdeka dan sejahtera, kita harus menjamin produksi pangan agar bisa dinikmati oleh seluruh rakyat,” tegasnya.

Menurut Presiden, kemandirian pangan merupakan syarat mutlak bagi kemerdekaan dan kesejahteraan bangsa, sekaligus benteng dari ketergantungan terhadap pihak luar.

Selain pangan, kemandirian energi juga menjadi pilar strategis dalam menjaga keberlanjutan pembangunan nasional. Pemerintah, kata Presiden, terus mengoptimalkan potensi sumber daya nasional agar Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri.

“Swasembada energi, harus! Ada yang bertanya apa bisa? Bisa! Kita sudah hitung, dan kita punya kelebihan-kelebihan luar biasa,” kata Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya membalik arus ekonomi nasional yang selama ini mengalir dari desa ke kota, ke ibu kota, bahkan ke luar negeri. Salah satu upaya konkret yang dilakukan pemerintah adalah melalui program makan bergizi gratis bagi anak-anak.

“Swasembada energi, swasembada pangan, baru kita harus mengubah aliran uang dari desa ke kota dan ke luar negeri. Kita harus hentikan dan balikkan, antara lain dengan makan bergizi gratis. Anak-anak kita harus makan cukup,” pungkas Presiden.


Judul SEO (Rekomendasi)

Prabowo Tegaskan Transformasi Bangsa, Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Indonesia Sejahtera

Baca Juga :  Kerja Sama Kemendikdasmen dan KLH untuk Pendidikan Ramah Lingkungan

Meta Description

Presiden Prabowo Subianto memaparkan strategi transformasi bangsa dengan menempatkan swasembada pangan dan energi sebagai pilar utama demi peningkatan kualitas hidup rakyat Indonesia.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Marketplace Wajib Tolak Seller Tanpa NIB, Kemendag Perketat Pengawasan E-Commerce
Komisi X DPR Setujui Tambahan Anggaran Kemendikdasmen Rp40,75 Triliun untuk Tahun 2027
Kementan Bangun Ekosistem Bawang Putih Nasional, Target Swasembada Tiga Tahun
78 Ribu Calon Murid Terancam Tak Tertampung, Pemprov Jabar Siapkan Solusi Sekolah Swasta Mitra
Pendidikan Berkelanjutan Diperkuat, Murid Diajak Menjaga Lingkungan Lewat Aksi Nyata
Kementerian Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Nebis in Idem dalam Kasus Irfan Suryanagara
Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan
BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:06 WIB

Marketplace Wajib Tolak Seller Tanpa NIB, Kemendag Perketat Pengawasan E-Commerce

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:04 WIB

Komisi X DPR Setujui Tambahan Anggaran Kemendikdasmen Rp40,75 Triliun untuk Tahun 2027

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:15 WIB

Kementan Bangun Ekosistem Bawang Putih Nasional, Target Swasembada Tiga Tahun

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:05 WIB

78 Ribu Calon Murid Terancam Tak Tertampung, Pemprov Jabar Siapkan Solusi Sekolah Swasta Mitra

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:59 WIB

Pendidikan Berkelanjutan Diperkuat, Murid Diajak Menjaga Lingkungan Lewat Aksi Nyata

Berita Terbaru