PKK Jabar Dorong Percepatan Penurunan Zero Dose Imunisasi

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Barat Siska Gerfianti memastikan untuk mendukung kegiatan imunisasi kejar anak dosis nol (zero dose) di Jawa Barat. Dukungan serupa juga datang dari TP PKK Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Adapun Kota Tasikmalaya tercatat sebagai daerah tertinggi kedua jumlah anak dosis nol di Jawa Barat.

“Harus diakui bahwa sampai saat ini masih ada persepsi yang salah dari masyarakat terkait imunisasi. Hal ini menyebabkan banyaknya anak-anak Indonesia yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap,” ungkap Siska saat memberikan sambutan pada Kick-off Advokasi dan Sosialisasi Pelaksanaan Zero Dose di Balai Kota Tasikmalaya pada Jumat (13/6/2025).

Siska menjelaskan, kegiatan merupakan implementasi hibah Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI) untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah Indonesia dalam penguatan program imunisasi nasional melalui kerja sama civil society organization (CSO). Dalam hal ini, TP PKK sebagai salah satu pelaksana program imunisasi nasional untuk penurunan angka anak dengan zero dose. Zero dose adalah kondisi seorang anak tidak atau belum mendapatkan imunisasi rutin apapun.

Baca Juga :  Sekolah Lansia Perempuan "Nyaah Ka Indung" Resmi Dibuka, Perkuat Pemberdayaan Lansia Perempuan di Jawa Barat

“TP PKK berkomitmen untuk membantu dalam menurunkan angka zero dose yang ditagetkan 50 persen dari total anak zero dose pada 12 kabupaten dan kota di lima provinsi, di mana Jawa Barat menjadi salah satu lokus. Berdasarkan data administratif final 2024, jumlah anak dosis nol di Kota Tasikmalaya menempati posisi kedua tertinggi,” jelas Siska.

Pelaksanaan program berlangsung selama Mei-November 2025. Kegiatan meliputi advokasi dan sosialisasi kepada pemerintah daerah, pergerakan masyarakat termasuk pemberian edukasi imunisasi, pelacakan sasaran dan pelaksanaan imunisasi kejar anak dengan zero dose, termasuk melengkapistatus imunisasi anak yang merupakan target sasaran program imunisasi.

Baca Juga :  Pengiriman Produk Unggulan Indofarma Ke Afganistan

Melalui kegiatan ini, Siska berharap adanya percepatan penurunan zero dose imunisasi di Jawa Barat. Selain itu, dapat tersedia daya dukung dan peran dari para pemangku kepentingan. Secara khusus, kegiatan advokasi dan sosialisasi diharapkan mampu mengidentifikasi anak yang tidak atau belum mendapatkan imunisasi.

Di tempat yang sama, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya strategis Pemerintah Kota Tasikmalaya beserta TP PKK dalam menuntaskan salah satu tantangan kesehatan anak, yaitu kelompok zero dose. Viman mengajak kepada seluruh TP PKK Kota Tasikmalaya untuk menjaga semangat kolaborasi.

“Dengan kebersamaan, Insyaallah Kota Tasikmalaya mampu mempercepat penanganan zero dose, menekan potensi wabah penyakit, serta mewujudkan generasi Kota Tasikmalaya yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ungkap Viman.(Najip Hendra SP. Sekretaris III TP PKK Jawa Barat)

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru