Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat Gandeng PWNU Jabar Wujudkan Quick Wins

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi bersama tim kemendunkbangga/BKKBN Jabar bersilaturahmi ke Kantor PWNU Jawa Barat, (11/03/2025). Dalam kesempatan tersebut Dadi mengutarakan pesan Menteri Wihaji untuk menggandeng mitra kerja dalam menjangkau target program prioritas dan quick wins Kemendukbangga hingga ke akar rumput.

“Untuk mengakselerasi percepatan penurunan stunting dan Penundaan Usia Perkawinan usia dini di Jawa Barat dibutuhkan pendekatan tokoh agama untuk menyampaikan pesan program agar lebih mudah diterima oleh masyarakat. Diantaranya melalui Quickwins Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yaitu Gerakan Ayah Teladan Indonesia, bahwa pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak yang turut berkontribusi bagi tumbuh kembang serta membangun karakter anak, dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting),” papar Dadi.

Baca Juga :  Tiga Tahun Berturut-Turut, Bio Farma Raih Predikat Informatif pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

Merespon hal tersebut, Ketua PWNU Jawa Barat, KH. Juhadi Muhammad, yang juga didampingi oleh Wakil Sekretaris menunjukkan perhatian terhadap isu stunting, kemiskinan ekstrem dan pengangguran di Jawa Barat. Menurutnya strategi tersebut dapat terealisasi melalui peran ulama dalam majelis taklim.

Baca Juga :  Menkomdigi Ajak Komunitas Siberkreasi Perkuat Literasi AI

“Menindaklanjuti MoU di tingkat pusat antara NU dan Kementrian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, tentunya kami siap untuk menyusun rencana kerja program tersebut yang nantinya akan melibatkan Muslimat, Fatayat, IPPNU maupun LKKNU sebagai pelaksana di lapangan. Maksud tujuan tadi dapat pula disampaikan pada momentum besar kami,” tambahnya.

Agenda pertemuan tersebut ditutup dengan pembahasan potensi kolaborasi Quickwins lainnya seperti Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) dan Gerakan Lansia Berdaya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru