Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan benchmarking pembangunan Zona Integritas (ZI) dari Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (4/12/2025). Agenda ini digelar untuk mempelajari berbagai praktik baik yang mengantarkan Jawa Barat meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2024.
Kegiatan benchmarking berlangsung hangat dan produktif. Rombongan DIY dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN DIY, M. Iqbal Apriansyah, bersama jajaran. Sementara itu, dari pihak tuan rumah hadir Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Roswandi, beserta seluruh koordinator dan tim penggerak pembangunan ZI.
Jabar Bagikan Praktik Baik Pembangunan Zona Integritas
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim DIY. Ia menegaskan bahwa kemajuan Jawa Barat dalam pembangunan ZI bukan semata hasil kerja teknis, melainkan buah dari kolaborasi, keterbukaan, dan budaya kerja yang terus diperbaiki.
“Pembangunan Zona Integritas adalah kerja bersama. Untuk menjaga kepercayaan publik, kita perlu terus memperkuat transparansi, integritas, dan kualitas pelayanan. Kunjungan seperti ini menjadi ruang saling belajar yang sangat berharga,” ujarnya.
Tim BKKBN Jabar kemudian memaparkan perjalanan pembangunan ZI dari tahun 2019 hingga 2024. Perjalanan panjang tersebut melibatkan inovasi pelayanan, perbaikan tata kelola, pengembangan SDM, hingga penguatan pengawasan internal.
Lima Tahun Perubahan: Dari WBK Menuju WBBM
Upaya pembangunan ZI oleh Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat dilakukan melalui penguatan enam area perubahan, yaitu:
- Manajemen Perubahan – membangun budaya kerja berintegritas dan adaptif.
- Penataan Tata Laksana – memperbaiki SOP, digitalisasi proses kerja, dan percepatan layanan.
- Penataan Manajemen SDM – menciptakan pegawai yang kompeten, informatif, dan berorientasi pada pelayanan.
- Penguatan Akuntabilitas Kinerja – memastikan seluruh program selaras dengan target pembangunan keluarga.
- Penguatan Pengawasan – membangun sistem pencegahan penyimpangan melalui penguatan pengawasan internal.
- Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik – menghadirkan layanan cepat, efisien, dan mudah diakses masyarakat.
Dengan fondasi tersebut, BKKBN Jabar berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), kemudian melanjutkan konsistensinya hingga memperoleh predikat WBBM pada tahun 2024.
DIY Siap Replikasi Inovasi Jabar
Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN DIY menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah penting bagi pihaknya dalam menyiapkan pembangunan ZI di tingkat provinsi.
“Kami melihat Jabar berhasil menjaga keberlanjutan dan konsistensi ZI selama bertahun-tahun. Banyak hal yang bisa kami pelajari dan terapkan di DIY,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel, pemaparan inovasi, hingga tinjauan lapangan terhadap layanan dan ruang kerja yang mendukung ZI.
Komitmen Bersama Membangun Layanan Publik yang Bersih
Kunjungan benchmarking ini diharapkan semakin memperkuat hubungan antardaerah dalam mempercepat implementasi zona integritas. Melalui kolaborasi lintas wilayah, Kemendukbangga/BKKBN di seluruh Indonesia dapat semakin memperkuat komitmen menghadirkan layanan publik yang bersih, transparan, dan melayani.


























