Percepat Penurunan Stunting, BKKBN Gelar KIE 1000 HPK bagi Keluarga Berisiko di Caringin Bogor

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah terus memperkuat upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting melalui pendekatan edukatif berbasis keluarga. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan “Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting melalui KIE 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) bagi Keluarga Berisiko Stunting” yang dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN sebagai bentuk komitmen nyata dalam menurunkan angka stunting, khususnya di wilayah Provinsi Jawa Barat yang menjadi salah satu prioritas nasional.

Dalam pelaksanaannya, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat bersama DP3AP2KB Kabupaten Bogor serta perangkat pemerintah daerah setempat berkolaborasi dengan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk – Nutrition & Special Food Division. Kolaborasi lintas sektor ini diwujudkan melalui pemberian edukasi dan praktik kreasi menu Makanan Pendamping ASI (MPASI) berbasis bahan pangan lokal, guna memperkuat ketahanan gizi keluarga berisiko stunting.

Baca Juga :  Doa Lintas Agama, "Cooling System" Jelang Hari Pencoblosan

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dr. Dadi Ahmad Roswandi, S.Si., M.Si., dalam arahannya menegaskan pentingnya penguatan gizi seimbang sejak dini serta sinergi antarprogram dan pemangku kepentingan dalam percepatan penurunan stunting di seluruh wilayah Jawa Barat, termasuk Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Uji Coba Malam Kuliner Lengkong Dimulai, Masyarakat Bantu Kawal Ketertiban

Melalui kegiatan ini, para ibu dan keluarga berisiko stunting memperoleh pemahaman komprehensif mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada 1000 Hari Pertama Kehidupan, mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Edukasi yang diberikan mencakup pentingnya ASI eksklusif, pemilihan bahan pangan bergizi, serta cara membuat menu MPASI yang sehat, seimbang, dan menarik bagi bayi dan balita.

Diharapkan, kegiatan KIE 1000 HPK ini dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan praktik gizi keluarga, sehingga berkontribusi nyata dalam menekan angka stunting dan mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kabupaten Bogor.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas
IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat
Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional
SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026
Kemendikdasmen dan MD Entertainment Salurkan 2.500 Pasang Sepatu untuk Murid Terdampak Banjir di Aceh
Kemendikdasmen Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Melalui Pembentukan Pokja BSAN di Daerah
Mensesneg: Pergantian Pimpinan BGN Tidak Ganggu Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Ganti Kepala BGN, Nanik S. Deyang Pimpin Badan Gizi Nasional

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:54 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:02 WIB

Kemendikdasmen dan MD Entertainment Salurkan 2.500 Pasang Sepatu untuk Murid Terdampak Banjir di Aceh

Berita Terbaru

NEWS

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:54 WIB