Pemkot dan DPRD: RPJPD 2025-2045 Roadmap Hadirkan Kota Bandung Maju Berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung secara resmi memiliki arah pembangunan baru dengan diterbitkannya Perda Nomor 5 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

Dalam sosialisasi yang digelar pada 3 Desember 2024, berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Bandung, Bappelitbang, dan DPRD menyampaikan, pentingnya dokumen ini sebagai panduan untuk membangun Kota Bandung yang maju, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, mengatakan, RPJPD adalah peta jalan yang mengatur pembangunan selama 20 tahun ke depan, mencakup empat periode pemerintahan.

“Ini adalah komitmen bersama seluruh stakeholder, mulai dari pemerintah kota, DPRD, hingga masyarakat. Semua kepala daerah terpilih ke depan wajib menjadikan RPJPD sebagai pedoman,” ujar Koswara.

Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan RPJPD dengan anggaran yang tepat dan efektif, mengingat keterbatasan APBD.

“Prioritas anggaran menjadi kunci agar pembangunan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat, kualitas layanan publik, dan daya saing daerah,” tambahnya.

Baca Juga :  #Persibday: Pj Wali Kota Imbau Bobotoh Tunjukan Dukungan Positif

Sementata itu, Kepala Bappelitbang Kota Bandung, Anton Sunarwibowo, menjelaskan, Perda RPJPD menjadi dasar dalam merancang pembangunan selama 20 tahun ke depan, yang kemudian akan diterjemahkan dalam program lima tahunan atau RPJMD.

Fokus utamanya mencakup peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan gini rasio, serta pengurangan emisi gas rumah kaca.

“Target awal kami adalah IPM mencapai 83 sampai 83,76 pada 2029, serta rasio gini turun menjadi di bawah 0,400. Selain itu, kami fokus pada delapan misi utama, seperti pengembangan SDM, tata ruang yang terpadu, dan ekonomi yang inklusif,” ungkap Anton.

Ia menambahkan, isu strategis seperti urbanisasi, infrastruktur, dan tantangan ekonomi telah menjadi perhatian utama dalam perencanaan ini. Dengan pendekatan yang terarah, RPJPD diharapkan mampu menjawab tantangan dan mengoptimalkan potensi Kota Bandung.

Baca Juga :  Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Ribuan Warga Ikuti Gerak Jalan Sehat dan Donor Darah Massal

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi menyebut, RPJPD sebagai cerminan visi bersama menuju kota yang kreatif, agamis, dan berkelanjutan. Ia juga mengapresiasi langkah Pemkot Bandung yang telah melibatkan berbagai pihak dalam penyusunan dokumen ini.

“Dokumen ini bukan hanya sekadar angka, tetapi menjadi pedoman dalam menjawab permasalahan sosial, ekonomi, hingga budaya yang terus berkembang,” katanya.

“Kami di DPRD berharap RPJPD ini menjadi landasan kebijakan yang kuat dan mampu membawa Kota Bandung ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Sosialisasi RPJPD 2025-2045 menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menciptakan Bandung yang maju dan berkelanjutan. Dengan RPJPD sebagai peta jalan, Kota Bandung siap menghadapi tantangan dan meraih peluang untuk menjadi kota jasa yang kreatif, ramah lingkungan, dan berdaya saing global.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru