Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Dukung Tren Loud Budgeting, Generasi Muda Berani Berhemat demi Masa Depan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Di tengah arus konsumerisme dan budaya flexing yang kian masif di media sosial, generasi muda mulai melawan arus. Loud budgeting, sebuah tren pengelolaan keuangan yang menekankan keberanian menyatakan prioritas finansial secara terbuka, kini menjelma menjadi gaya hidup baru Gen Z dan Milenial.

Berbeda dari praktik hemat konvensional yang kerap dianggap pelit, loud budgeting justru menempatkan penghematan sebagai sikap sadar dan membanggakan. Intinya sederhana: berani mengatakan tidak pada pengeluaran impulsif demi tujuan keuangan jangka panjang, tanpa rasa sungkan atau takut tertinggal tren (FOMO).

Fenomena ini mulai terasa nyata di Jawa Barat. Aji (28), karyawan BUMN asal Bandung, menjadi salah satu contohnya. Ia tak lagi ragu menolak ajakan nongkrong mahal demi fokus menabung emas.

“Dulu saya merasa tidak enak menolak. Sekarang saya bilang apa adanya, sedang fokus tabung emas untuk DP rumah. Ternyata efeknya positif. Bulan ini saya bisa menambah tabungan lebih dari satu gram emas,” ujarnya.

Baca Juga :  bank bjb Imbau Nasabah Agar Waspada Terhadap Segala Bentuk Modus Penipuan

Normalisasi Keuangan Sehat

Loud budgeting dinilai sebagai bentuk normalisasi kondisi keuangan di tengah tekanan sosial. Tren ini mendorong pergeseran perilaku dari konsumsi simbolik menuju value-based spending, yakni membelanjakan uang berdasarkan nilai dan tujuan, bukan gengsi semata.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah X Jawa Barat, Dede Kurniawan, melihat tren ini sebagai sinyal positif perubahan pola pikir finansial masyarakat, khususnya generasi muda.

“Loud budgeting bukan sekadar tren media sosial, tetapi refleksi kesadaran baru. Anak muda mulai jujur pada kemampuan finansialnya dan berani mengalihkan gaya hidup konsumtif ke investasi riil seperti emas,” kata Dede.

Menurutnya, emas tetap menjadi pilihan utama karena sifatnya yang likuid, mudah diakses, dan relatif tahan terhadap inflasi. Ia menegaskan bahwa investasi tidak harus dimulai dengan dana besar.

Baca Juga :  Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Gandeng Kadin dan HIPMI Perkuat Sinergi Bisnis di Jawa Barat

“Justru konsistensi dari nominal kecil yang dilakukan secara sadar dan berkelanjutan adalah kunci. Loud budgeting mengajarkan keberanian untuk memulai,” tambahnya.

Nasabah Muda Terus Tumbuh

Sejalan dengan tren tersebut, Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian, Dwi Hadi Atmaka, menyebut loud budgeting sejalan dengan misi Pegadaian mendorong kebiasaan finansial produktif.

“Ini adalah pergeseran dari kebiasaan konsumtif menuju produktif. Data nasional per Desember 2025 menunjukkan pertumbuhan nasabah Milenial mencapai 49 persen, sementara Gen Z melonjak hingga 116 persen,” ungkapnya.

Melalui aplikasi Tring! by Pegadaian, masyarakat dapat mulai menabung emas dari Rp10 ribu, memantau aset secara real-time, dan menjadikan loud budgeting lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan konsistensi, loud budgeting diyakini bukan hanya membantu mengendalikan pengeluaran, tetapi juga membangun fondasi keuangan yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Kanwil X Jabar Bagikan 1.200 Paket Takjil Ramadan di Kota Bandung
Laba Pegadaian 2025 Tembus Rp8,34 Triliun, Tumbuh 42,6% dan Perkuat Ekosistem Bank Emas
Go Global! PT Pegadaian Borong Dua Penghargaan Internasional di Singapura
Cerdas Investasi Emas Digital, Ini 5 Hal Penting Sebelum Memilih Platform
Pegadaian Kanwil X Jabar Gelar Festival Tring! di PVJ Bandung, Dorong Gaya Hidup Investasi Emas
Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Longsor Cisarua Bandung Barat
Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Gelar Festival Tring! di Summarecon Mall Bandung, Dorong Literasi Keuangan Digital
Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Lowongan Kerja

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 13:11 WIB

Pegadaian Kanwil X Jabar Bagikan 1.200 Paket Takjil Ramadan di Kota Bandung

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:58 WIB

Laba Pegadaian 2025 Tembus Rp8,34 Triliun, Tumbuh 42,6% dan Perkuat Ekosistem Bank Emas

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:37 WIB

Go Global! PT Pegadaian Borong Dua Penghargaan Internasional di Singapura

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:07 WIB

Cerdas Investasi Emas Digital, Ini 5 Hal Penting Sebelum Memilih Platform

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:28 WIB

Pegadaian Kanwil X Jabar Gelar Festival Tring! di PVJ Bandung, Dorong Gaya Hidup Investasi Emas

Berita Terbaru