Mentan Amran dan Panglima TNI Perkuat Kolaborasi Wujudkan Swasembada Pangan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Desember 2024 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi terhadap totalitas jajaran TNI yang berhasil mengembangkan penangkaran benih unggul padi unggul Sinar Mentari sebagai komitmen bersama dalam memperkuat swasembada.

Menurut Mentan Amran , semangat prajurit TNI harus menjadi pelecut bagi semua pihak, termasuk juga pemerintah daerah dalam menyukseskan visi Presiden Prabowo.
“Ini luar biasa karena TNI betul-betul prima, bukan saja slogan tapi ini adalah kerja nyata,” ujar Mentan Amran dalam kunjungan kerja (Kunker) bersama Panglima TNI di wilayah Kodim 0711, Desa Tegalsari Timur, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis, 19 Desember 2024.
Mengenai hal ini, Mentan mengatakan seluruh hasil penangkaran benih dari lahan 500 hektare  tersebut akan dibeli untuk kemudian digunakan pada lahan 100 ribu hektare. Dia juga berjanji perizinan penangkaran benih yang dilakukan saat ini akan segera diproses paling lambat 1 minggu ke depan.
“Semua yang 500 hektare semua akan kami beli untuk kami tanam di 100 ribu hektare. Kemudian izinnya saya pastikan paling lambat dalam satu minggu sudah keluar,” katanya.
Di tempat yang sama, Asisten Teritorial Panglima TNI, Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya mengatakan bahwa komitmen TNI dalam memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan dengan memperkuat kolaborasi bersama jajaran Kementerian Pertanian dan juga pemerintah daerah.
“TNI merespon dan adaptif dalam mendukung akselerasi swasembada pangan. Salah satu respon tersebut adalah program teritorial yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, antara lain di wilayah Kodam 071 Pemalang ini,” katanya.
Mayjen Novi menambahkan total lahan yang ada di Kodim Pemalang mencapai 500 hektare yang terdiri dari 250 hektare tanaman jagung dan 250 hektar tanaman padi yang tersebar di dua kecamatan. Novi menyebutkan penanaman ini telah dilaksanakan sejak bulan Oktober hingga November 2024 lalu.
“Insya Allah, di bulan Januari mendatang, panen akan segera berlangsung. Inilah bentuk komitmen kami. Jadi tidak hanya melindungi kedaulatan negara, tetapi juga berperan sebagai penggerak pembangunan bangsa,” pungkasnya
Baca Juga :  Presiden Prabowo Hadiri Munajat Keselamatan Bangsa dan Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030 di Masjid Istiqlal
Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru