Menparekraf Sandiaga Uno Apresiasi Peluncuran Calendar of Events 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 Oktober 2024 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengapresiasi langkah Kota Bandung yang menjadi kota pertama di Indonesia yang meluncurkan Calendar of Events (COE) 2025.

Peluncuran COE ini berlangsung dalam sebuah acara yang meriah di The Papandayan Hotel, Senin, 30 September 2024, yang juga dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, pelaku industri kreatif, dan masyarakat umum.

Dalam video tayangan, Sandiaga menegaskan, peluncuran COE 2025 ini merupakan langkah penting bagi Bandung untuk mengukuhkan posisinya sebagai pusat pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Bandung adalah kota pertama yang meluncurkan Calendar of Events 2025, dan ini menunjukkan kesiapan Bandung dalam menyambut lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” ujar Sandiaga.

Baca Juga :  TINGKATKAN KEKOMPAKAN DAN SINERGITAS KINERJA, JAJARAN ASN KEMENDUKBANGGA/BKKBN RETREAT DI SESKO AD

Ia berharap, inovasi dan persiapan matang yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung (Disbudpar) bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.

Sandiaga juga berharap, peluncuran COE ini dapat memberikan dampak positif yang besar terhadap pertumbuhan sektor pariwisata di Bandung, yang saat ini berada di posisi tiga besar destinasi wisata di Indonesia.

“COE 2025 ini bisa memicu semangat dan kreativitas kota-kota lain untuk mengikuti jejak Bandung, serta menjadi daya tarik baru yang dapat meningkatkan kunjungan wisata nasional,” tambahnya.

COE 2025 Kota Bandung mencakup 84 acara yang akan digelar sepanjang tahun depan, termasuk sepuluh event unggulan seperti Lomba kereta peti sabun, Trademark Market, Bandung Orcestra Festival, Now Playing Gestival, Playlist Live Festival, Festival Baso Juara, Seuhah Festival, Angklung Pride, The Papandayan Jazz Festival dan Asia Afrika Festival.

Baca Juga :  Cegah Stunting, Netty Heryawan Beberkan Empat Syarat Keluarga Berkualitas

Menurut Sandiaga, acara-acara ini bukan hanya akan mengangkat potensi budaya dan kreativitas lokal, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Peluncuran COE ini bukan sekadar seremonial, tapi merupakan langkah nyata untuk membangun pariwisata yang berkelanjutan dan inovatif. Selamat dan sukses untuk COE 2025 Kota Bandung, semoga event-event ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat sektor ekonomi kreatif Bandung,” tutur Sandiaga Uno.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru