Mendikdasmen Optimistis Percepatan Lahirnya Generasi Emas Terwujud melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 Januari 2025 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Senam pagi di SMP Negeri 4 Pekanbaru kali ini terasa berbeda. Ratusan peserta didik, didampingi guru dan tenaga kependidikan melakukan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti di Pekanbaru, Jumat (10/1).

“Saya optimistis dengan anak Indonesia sehat, ceria, dan penuh percaya diri, mempunyai mental yang kuat, dan berakhlak mulia, Indonesia Emas 2045 akan bisa cepat terwujud,” ujarnya dalam sambutan yang disampaikan sebelum memulai senam.

Lebih lanjut ia meyakini, dalam membentuk generasi hebat dan kuat, ada 7 kebiasaan yang bisa dilakukan secara rutin dan sungguh-sungguh. “Itu harus diterapkan dan dilakukan sebagai kegiatan kokurikuler di seluruh sekolah di Indonesia dan luar negeri,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini, Kepala SMPN 4 Pekanbaru, Rukiyah menyambut baik penerapan SAIH di sekolahnya karena terbukti mampu mendorong penguatan karakter dan meningkatkan kebugaran peserta didik. “Kami mendukung dan akan mengawal program ini untuk terus diterapkan secara berkelanjutan. Kami berharap, setelah ini anak-anak menjadi lebih bersemangat dalam menjalankan beragam aktivitasnya,” tutur Rukiyah.

Baca Juga :  Pelayanan KB Serentak Memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia Tahun 2024 Hadir Kembali

Perwakilan siswa yang menjadi instruktur SAIH pagi itu adalah Farel Daffa, kelas 9 dan Khanza, kelas 8, menyampaikan kesan-kesannya. Farel merasakan, SAIH yang dilakukan setiap hari di sekolah, memberi kebugaran dan stamina yang lebih prima dalam menjalani rutinitas. “Sekarang karena setiap pagi senam, saya lebih semangat belajar dan tidak mengantuk,” ungkapnya.

SAIH yang menjadi bagian dari 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, menurut Farel dapat meningkatkan kedisiplinan dan kebugaran tubuh. “Tubuh menjadi lebih sehat dan meningkatkan daya tahan tubuh. Yang sebelumnya saya agak sulit bangun pagi, sekarang saya lebih sering bangun pagi.”

Hal senada juga dirasakan Khanza, siswi kelas 8 yang mengaku senang menjalankan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. “Saya senang karena merasakan perbedaan setelah menjalankannya. Secara fisik saya lebih bugar dan lebih mudah berkonsentrasi terhadap pelajaran.”

Baca Juga :  Aplikasi Super Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Sediakan Ribuan Materi Belajar PAUD

Guru Bimbingan Konseling di SMPN 4 Pekanbaru, Asmawati menyebut tantangan dalam membentuk karakter generasi muda begitu beragam. Pesatnya perkembangan dunia digital mempengaruhi pola interaksi dan peradaban generasi muda. Oleh karena itu, implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat akan semakin menguatkan berbagai upaya dalam menciptakan generasi emas 2045 terutama dalam hal kedisplinan dan tanggung jawab.

“Kebijakan ini membantu kami dalam menguatkan karakter anak sehingga lebih disiplin dan bertanggung jawab terhadap dirinya di mana nilai-nilai itu sangat berguna sebagai bekal mereka di masa depan,” pungkasnya.

Kemendikdasmen menerbitkan kebijakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang meliputi bangun pagi, berdoa, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta istirahat cepat. Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Kemendikdasmen, hingga saat ini jenjang SMP yang telah menerapkan SAIH sebanyak 25 sekolah.

 

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru