Manfaat Lemon Yang Telah Terbukti Secara Ilmiah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Desember 2022 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sitrun, jeruk sitrun, atau limun, limau, atau lemon adalah sejenis jeruk yang buahnya biasa dipakai sebagai penyedap dan penyegar dalam banyak seni boga dunia. Pohon berukuran sedang ini dapat mencapai 6 m dan tumbuh di daerah beriklim tropis dan sub-tropis serta tidak tahan akan cuaca dingin.

Beberapa manfaat jeruk lemon diantaranya adalah :

  1. Menurunkan risiko stroke Manfaat jeruk lemon untuk menurunkan risiko stroke terdapat pada kandungan flavonoid. Menurut sebuah studi tahun 2012 dalam “American Heart Association Journal”, flavonoid membantu menurunkan risiko stroke iskemik pada wanita. Subjek penelitian adalah sekitar 70.000 wanita di atas umur 14 tahun. Hasilnya, wanita yang banyak mengonsumsi jenis jeruk memiliki risiko 19% lebih rendah terkena stroke iskemik dibandingkan wanita yang hanya sedikit mengonsumsi. Stroke iskemik adalah terjadi ketika gumpalan darah menghalangi aliran darah ke otak. Flavonoid sebagai antioksidan dapat menghambat oksidasi kolesterol LDL dan mengurangi agregasi trombosit, sehingga mengurangi kerusakan iskemik.
  2. Menurunkan kadar kolesterol Meminum jus jeruk lemon murni dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Studi dalam “Journal of Basic and Applied Sciences Vol. 6, No. 1” menunjukkan, penurunan kolesterol setelah mengonsumsi jeruk lemon terjadi karena efek antioksidan yang terkandung dalam lemon. Asupan serat dari buah jeruk lemon juga terbukti menurunkan kadar kolesterol darah. Selain itu, minyak esensial dalam lemon dapat melindungi partikel kolesterol LDL (jahat) agar tidak teroksidasi.
  3. Mengobati kerusakan hati Jus lemon dapat mencegah dan mengobati kerusakan hati akibat konsumsi alkohol yang berlebihan, menurut sebuah penelitian oleh Tong Zhou, dkk. dalam “BioMed Research International”. Studi tersebut menemukan bahwa jus lemon memberikan efek mencegah kerusakan hati pada cedera hati akibat alkohol. Efek positif jus lemon pada cedera hati terkait alkohol dikaitkan dengan banyak komposisi bioaktif yang bermanfaat dari lemon, seperti minyak esensial, pektin, senyawa fenolik (terutama flavonoid), dan vitamin.
  4. Mencegah batu ginjal Minum air jeruk lemon dapat mencegah batu ginjal, menurut Roger L. Sur, MD, direktur UC San Diego Comprehensive Kidney Stone Center seperti dilansir dalam situs health.ucsd.edu. Lemon memiliki konsentrasi sitrat tinggi yang berfungsi sebagai penghambat pembentukan batu ginjal. Dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh Roger L. Sur, minum empat ons jus lemon yang dilarutkan dalam dua liter air per hari, terbukti menurunkan laju pembentukan batu ginjal dari 1,00 menjadi 0,13 pada pasien.
  5. Mencegah bakteri penyebab diare Manfaat lemon untuk mencegah diare telah diteliti oleh E.R. Ekawati dan W. Darmanto dari Universitas Airlangga. Penelitian tersebut dipublikasikan dalam “IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 217”. Hasil studi menunjukkan, jus lemon dapat menghambat pertumbuhan patogen penyebab diare berupa bakteri Enterotoxin Escherichia coli (ETEC). Dosis optimal untuk membasmi bakteri tersebut adalah 900 mg/ml perasan jeruk lemon. Senyawa flavonoid dalam jeruk lemon memiliki sifat yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, dan virus. Karena senyawa flavonoid bekerja dengan mendenaturasi protein sel bakteri dan merusak membran sel bakteri.
  6. Membantu pencernaan Dilansir dari health.clevelandclinic.org, Roxanne B. Sukol, MD, MS, seorang Spesialis Penyakit Dalam, menjelaskan bahwa minum air lemon dapat membantu pencernaan. Kandungan asam didalamnya membantu untuk memecah makanan. Minum air lemon dapat membantu dalam melengkapi kadar asam lambung yang cenderung menurun seiring bertambahnya usia.
  7. Menjaga kekebalan tubuh Data dari FoodData Central Departemen Pertanian Amerika Serikat (FDA) menunjukan bahwa lemon mengandung vitamin C sebanyak 53 miligram atau sekitar 59% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian. Menurut penelitian oleh Anitra C. Carr dan Silvia Maggini dalam jurnal “Nutrients”, vitamin C berkontribusi dalam pertahanan kekebalan tubuh dengan mendukung berbagai fungsi seluler dari sistem kekebalan bawaan dan adaptif. Vitamin C juga mendukung fungsi penghalang epitel untuk melawan patogen dan meningkatkan aktivitas pembersihan oksidan, sehingga berpotensi melindungi tubuh terhadap stres oksidatif. Kekurangan vitamin C menyebabkan gangguan kekebalan dan kerentanan yang lebih tinggi terhadap infeksi .

Baca Juga :  Upgrade Hyper OS 2.0 Xiaomi 13C Sudah Tersedia
Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daging Kambing VS Daging Sapi Mana yang Paling Baik Untuk Kesehatan
Brokoli, Kandungan Gizi Serta Manfaatnya Untuk Kesehatan
Manfaat Kulit Bawang Putih
Manfaat Minum Jus Strawberry
Buah Kedongdong, Kandungan Gizi dan Manfaatnya Untuk Kesehatan
Mentimun, Kandungan Gizi dan Manfaatnya Untuk Kesehatan
Jeruk Mandarin, Kandungan Gizi Dan Manfaatnya
Buah Belimbing, Kandungan Gizi, Manfaat Serta Efek Sampingnya Bagi Tubuh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Februari 2025 - 11:46 WIB

Daging Kambing VS Daging Sapi Mana yang Paling Baik Untuk Kesehatan

Senin, 24 Februari 2025 - 19:29 WIB

Brokoli, Kandungan Gizi Serta Manfaatnya Untuk Kesehatan

Minggu, 23 Februari 2025 - 20:26 WIB

Manfaat Kulit Bawang Putih

Minggu, 23 Februari 2025 - 13:39 WIB

Manfaat Minum Jus Strawberry

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:42 WIB

Buah Kedongdong, Kandungan Gizi dan Manfaatnya Untuk Kesehatan

Berita Terbaru

SEPUTAR BANDUNG RAYA

Urbanisasi Pascamudik, Pemkot Bandung Perketat Pengawasan Pendatang

Selasa, 1 Apr 2025 - 14:09 WIB

Nasional

Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1446 Hijriah

Senin, 31 Mar 2025 - 11:01 WIB

SEPUTAR BANDUNG RAYA

Farhan Bakal Sinergikan Purna Babinsa dengan Linmas

Sabtu, 29 Mar 2025 - 08:13 WIB