Layang-layang Ganggu Penerbangan, 21 Pesawat Batal Mendarat dan Terbang di Bandara Soekarno-Hatta

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – Sebanyak 21 penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mengalami pembatalan lepas landas maupun pendaratan akibat gangguan serius yang disebabkan oleh layang-layang di area udara sekitar bandara. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (6/7) sore dan sempat mengganggu operasional penerbangan selama beberapa jam.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Dwi Ananda Wicaksana, menjelaskan bahwa keberadaan layang-layang di wilayah sekitar jalur udara runway sangat membahayakan keselamatan penerbangan. Pihak AirNav Indonesia pun langsung mengeluarkan peringatan dan meminta beberapa maskapai untuk melakukan holding (menunggu di udara) atau pengalihan ke bandara lain.

“Total ada 21 penerbangan terdampak, baik itu batal lepas landas maupun dialihkan ke bandara lain untuk mendarat. Situasi ini tidak bisa dianggap sepele karena sangat berisiko terhadap keselamatan pesawat,” ujar Dwi, Minggu (7/7).

Baca Juga :  Pendaftaran PPPK Tahap 2 Dibuka Hingga 15 Januari 2025, Bey Machmudin : Untuk Tenaga Honorer Jabar Memiliki Status Kepegawaian yang Jelas

Layang-layang yang terbang bebas di sekitar kawasan Tangerang, termasuk permukiman dekat bandara, diduga diterbangkan oleh warga yang tidak menyadari bahaya yang ditimbulkan. Padahal, wilayah udara radius 5 kilometer dari bandara adalah zona terbatas dan steril untuk aktivitas udara selain pesawat.

Berdasarkan regulasi yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, aktivitas menerbangkan layang-layang, balon udara, atau drone di sekitar bandara tanpa izin dapat dikenakan sanksi pidana hingga denda, karena dianggap membahayakan keselamatan penerbangan.

Baca Juga :  Sustainability Bond bank bjb Banjir Peminat, Oversubscribed Hampir 5 Kali Lipat

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di sekitar wilayah bandara. Ini bukan hanya soal hobi atau hiburan, tapi soal nyawa banyak orang di dalam pesawat,” tegas Dwi.

Pihak keamanan bandara bersama kepolisian saat ini tengah menyelidiki titik-titik asal layang-layang tersebut dan akan menindak tegas pelaku yang terbukti lalai atau sengaja melanggar aturan keselamatan penerbangan.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa edukasi publik tentang keselamatan penerbangan masih sangat diperlukan, terutama di daerah padat penduduk yang berbatasan langsung dengan zona udara penting seperti Bandara Soekarno-Hatta.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru