Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Komisi III DPR RI menggelar rapat khusus untuk menanggapi kasus penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia (HAM) Andrie Yunus, yang juga merupakan pengurus Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras).

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menilai peristiwa tersebut sebagai persoalan serius yang tidak bisa dipandang sebagai tindak kriminal biasa. Ia menegaskan DPR meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera mengusut tuntas kasus tersebut secara cepat, transparan, dan profesional.

“Peristiwa ini adalah masalah serius. Kami meminta Polri segera mengungkap pelaku, termasuk pihak yang merencanakan maupun aktor intelektual di balik kejadian ini,” tegas Habiburokhman dalam konferensi pers Komisi III DPR RI terkait kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Baca Juga :  Kemendikdasmen Dukung Keputusan Mahkamah Konstitusi tentang Kewajiban Pendidikan Agama di Sekolah

Dukungan terhadap pengusutan kasus ini juga disampaikan oleh perwakilan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Safaruddin. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kejahatan serius yang harus diungkap secara menyeluruh.

“Ini merupakan kejahatan serius. Kami meminta Kapolri melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui siapa pelaku dan pihak yang terlibat,” ujarnya.

Baca Juga :  Mendikdasmen Dorong SMK Siapkan Lulusan untuk Bekerja, Melanjutkan, dan Berwirausaha

Sejumlah fraksi lain di DPR RI turut menyatakan dukungan terhadap kesimpulan rapat Komisi III. Di antaranya berasal dari Partai Golkar, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Demokrat, serta Partai Kebangkitan Bangsa.

Komisi III DPR RI menegaskan akan terus mengawal proses penegakan hukum atas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus hingga tuntas. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan perlindungan terhadap para pembela HAM sekaligus menjaga nilai-nilai demokrasi di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MudikPedia 2026 Diluncurkan Kemkomdigi, Panduan Lengkap Informasi Mudik Lebaran dalam Satu Akses
Komisi III DPR RI Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andrie Yunus
Kementerian Perhubungan Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026, 143 Juta Warga Diprediksi Bepergian
Badan Gizi Nasional Hentikan Sementara 1.512 SPPG Program MBG, Ini Penyebabnya
Kementerian Pekerjaan Umum Luncurkan Platform Digital Pantau Jalur Mudik Lebaran 2026 Secara Real Time
Prabowo Subianto Ajak Pejabat Rayakan Idulfitri Secara Sederhana Jelang Mudik Lebaran
BNPB Pastikan Kesiapsiagaan Bencana di Pelabuhan Merak Saat Mudik Lebaran 2026
Mentan Andi Amran Sulaiman Laporkan Stok Beras Nasional Capai 4 Juta Ton, Prabowo Subianto Sebut Ketahanan Pangan Kuat

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 17:49 WIB

MudikPedia 2026 Diluncurkan Kemkomdigi, Panduan Lengkap Informasi Mudik Lebaran dalam Satu Akses

Senin, 16 Maret 2026 - 17:36 WIB

Komisi III DPR RI Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 - 17:29 WIB

Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 - 17:09 WIB

Kementerian Perhubungan Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026, 143 Juta Warga Diprediksi Bepergian

Senin, 16 Maret 2026 - 17:04 WIB

Badan Gizi Nasional Hentikan Sementara 1.512 SPPG Program MBG, Ini Penyebabnya

Berita Terbaru