BNPB Pastikan Kesiapsiagaan Bencana di Pelabuhan Merak Saat Mudik Lebaran 2026

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengikuti kegiatan pemantauan arus mudik Idulfitri 2026 yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Kegiatan tersebut digelar di Pelabuhan Merak pada Jumat (13/3/2026).

Pemantauan tersebut turut dihadiri sejumlah menteri terkait, Panglima TNI, Kapolri, serta perwakilan berbagai lembaga pemerintah. Dalam kegiatan ini, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati hadir mewakili Kepala BNPB yang tengah melakukan kunjungan kerja di Provinsi Aceh.

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke kapal yang akan melakukan penyeberangan menuju Pelabuhan Bakauheni. Setelah itu dilanjutkan dengan rapat koordinasi antara pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan guna membahas kesiapan pelayanan serta sarana dan prasarana di Pelabuhan Merak.

Pemantauan ini dilakukan mengingat sebagian masyarakat telah memulai perjalanan mudik menuju Pulau Sumatra melalui jalur penyeberangan Merak–Bakauheni. Berdasarkan hasil rapat koordinasi, Pelabuhan Merak dinyatakan siap melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik pada periode Idulfitri 2026.

Baca Juga :  Viral! Warganet Geram: Pasien Meninggal di RSUD Cibabat, Diduga Akibat Pelayanan Lamban

Pihak pengelola pelabuhan bersama pemerintah pusat dan daerah juga telah menyiapkan dukungan personel maupun peralatan guna memastikan keamanan serta kenyamanan para pemudik.

BNPB sendiri telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi guna meminimalkan risiko bencana selama periode mudik Lebaran. Salah satunya dengan menerbitkan surat edaran kepada gubernur, bupati, dan wali kota terkait kesiapsiagaan bencana selama masa mudik dan libur Lebaran 2026.

Selain itu, Kepala BNPB Suharyanto juga telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di berbagai wilayah untuk menyiapkan personel serta peralatan, terutama di daerah yang berpotensi rawan bencana.

BNPB juga berencana menurunkan tim di sejumlah provinsi yang diprediksi mengalami mobilitas masyarakat tinggi. Apabila diperlukan, operasi modifikasi cuaca juga akan dilakukan untuk mengurangi potensi risiko bencana hidrometeorologi.

BNPB Bagikan Tips Mudik Aman dari Risiko Bencana

Dalam kesempatan terpisah, Kepala BNPB Suharyanto turut membagikan sejumlah tips bagi masyarakat agar perjalanan mudik tetap aman dari potensi bencana.

Baca Juga :  Terima Nokia Indonesia, Menkomdigi: Kerjasama Glo-Tech Perkuat Konektivitas Digital Nasional

Ia mengimbau masyarakat memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan. Kendaraan yang akan digunakan juga perlu diperiksa secara menyeluruh, termasuk sistem rem, kondisi ban, serta ketersediaan bahan bakar.

Selain itu, masyarakat dianjurkan mengunduh aplikasi InaRISK yang dikembangkan BNPB untuk mengetahui potensi bencana di wilayah yang akan dilalui. Aplikasi tersebut juga menyediakan fitur peta jalur mudik aman bencana yang dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih aman.

BNPB dan BPBD juga akan bersiaga di sejumlah posko mudik gabungan di berbagai daerah. Posko tersebut dapat dimanfaatkan oleh pemudik untuk beristirahat atau meminta bantuan jika terjadi kondisi darurat selama perjalanan.

Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap perjalanan mudik Idulfitri 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan minim risiko bencana bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis
Inggris dan Bandung Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero dan Ketahanan Iklim
Pegadaian Kanwil X Jabar Bersama POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”, Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan
Kemenhut Dorong PBPH Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel
Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Terkait Karhutla, PT MPK Dibekukan
Mentan Amran Ajak Wahdah Islamiyah Perangi Mafia Pangan dan Lindungi Rakyat
Indonesia dan RRT Siapkan Kelompok Kerja untuk Kerja Sama AI dan Teknologi
Kemendikdasmen Buka Pelatihan Mandiri bagi Guru SD untuk Mengajar Bahasa Inggris

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Inggris dan Bandung Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero dan Ketahanan Iklim

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Pegadaian Kanwil X Jabar Bersama POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”, Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Kemenhut Dorong PBPH Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Mentan Amran Ajak Wahdah Islamiyah Perangi Mafia Pangan dan Lindungi Rakyat

Berita Terbaru