Keselamatan Jadi Prioritas, Perapian Pengerjaan Galian Kabel Harus Rampung Sebelum Nataru

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Desember 2024 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara, menegaskan, proyek pemindahan kabel utilitas ke bawah tanah harus segera diselesaikan dan dirapikan sebelum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Koswara menginstruksikan, agar proyek dihentikan sementara setelah semua lubang galian dirapikan hingga akhir tahun. Pekerjaan baru dapat dilanjutkan setelah libur Nataru berakhir.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi dampak kemacetan, meningkatkan keamanan serta keselamatan, dan memastikan kenyamanan masyarakat selama liburan.

“Kami sudah meminta PT BII, selaku pelaksana proyek, untuk menambah tenaga kerja agar pekerjaan lebih cepat selesai. Kita sudah sampaikan agar tidak ada lagi galian baru,” ujar Koswara saat meninjau proyek galian kabel di Jalan Asia Afrika, Jumat 13 Desember 2024.

Baca Juga :  Kota Bekasi Gelar Wisuda Perdana Sekolah Lansia, 404 Peserta Diwisuda

“Fokuskan pada penyelesaian dan penutupan lubang yang sudah ada. Semuanya harus rapi dan bersih sebelum Nataru,” imbuhnya.

Koswara menjelaskan, proyek pemindahan kabel ini merupakan bagian dari program penataan kota untuk mengatasi kesemrawutan kabel udara.

Namun, ia mengakui, metode kerja yang digunakan saat ini masih menimbulkan banyak keluhan masyarakat, seperti kemacetan dan potensi kecelakaan.

“Kami sudah memberikan saran kepada PT BII untuk memperbaiki metode kerja. Galian yang terbuka terlalu lama harus diminimalkan. Jika beton membutuhkan pengerasan, gunakan bahan aditif agar prosesnya lebih cepat,” katanya.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya memasang rambu lalu lintas yang memadai di sekitar area proyek.

Baca Juga :  3 Investor Besar Incar Persib Bandung, Backing Bayern Munchen & Manchester City, Transfer Mewah Menyusul?

“Rambu-rambu yang ada saat ini belum signifikan. Harus ada pemberitahuan yang jelas bagi pengguna jalan, termasuk informasi pengalihan arus lalu lintas,” tambahnya.

Terkait adanya korban kecelakaan akibat galian proyek, Koswara memastikan Pemkot Bandung bersama PT BII akan memberikan santunan.

“Tadi pagi saya sudah meminta agar alamat korban dicari, dan santunan segera diberikan oleh Pemkot dan PT BII. Kami juga minta PT BII lebih bertanggung jawab terhadap keselamatan di lapangan,” ujarnya.

Koswara berharap, proyek pemindahan kabel ini dapat berjalan lebih baik tanpa mengorbankan keselamatan masyarakat dan ketertiban lalu lintas.

“Kita ingin pekerjaan ini selesai dengan cepat, aman, dan minim gangguan bagi warga Bandung,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru